Tarik Investor di Seluruh Dunia, Dinas Perizinan Kota Malang Ikut Layanan Ini

Jul 21, 2018 08:21
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Timur, Ir. Lili Soleh Wartadipradja, MM (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Timur, Ir. Lili Soleh Wartadipradja, MM (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Tarik investor di seluruh dunia, Dinas Perizinan atau kini berubah nama menjadi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Malang diminta untuk aktif berkontribusi dalam layanan East Java Investment Corridor (EJISC).

East Java Investment Corridor (EJISC) ini sendiri merupakan portal investasi yang ada di provinsi Jawa Timur. Seluruh dinas perizinan yang berada di Jatim pun dapat berkontribusi dengan mengisi potensi dan peluang di daerahnya masing-masing melalui laman khusus yang disediakan.

Baca Juga : Pemprov Jatim Buka Posko Pendampingan Pendaftaran Program Kartu Prakerja di 56 Lokasi

"Seperti Sidoarjo misalnya, yang memasukkan data potensinya ke EJISC dan kini sudah masuk dalam tahap lelang loh. Investornya banyak dari luar negeri," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Timur, Ir. Lili Soleh Wartadipradja, MM pada MalangTIMES saat berkunjung ke Kota Malang belum lama ini.

Lili pun mendorong agar DPMPTSP Kota Malang aktif dalam mengisi data potensi yang dimiliki daerahnya. Karena sebagai kota semi metropolis, Kota Malang memiliki segudang potensi yang bisa ditawarkan. Mulai dari sektor pendidikan hingga pariwisata.

Menurutnya, EJISC memberi banyak informasi kepada calon investor di seluruh penjuru dunia. Termasuk penawaran menarik saat akan berinvestasi di daerah Jatim. Tak sekadar potensi, kondisi perekonomian di Jatim juga dapat dipantau dari portal yang sama.

"EJISC ini bekerjasama dengan BI, sehingga kondisi perekonomian di Jatim juga bisa dipantau oleh calon investor melalui portal yang sama," jelasnya.

Berusia kurang dari satu tahun, EJISC menurutnya sudah dikunjungi lebih dari 48 ribu calon investor. Tak sedikit di antara mereka yang pada akhirnya memilih untuk menanamkan modalnya di Jatim.

Baca Juga : Bupati dan Plt Wali Kota Blitar Kompak Sumbangkan Gaji Selama Pandemi Covid-19

"Investor yang kecantol karena EJISC ada banyak. Dari dalam negeri masih mendominasi, disusul Rusia, Jepang, Tiongkok, dan Amerika," imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Data dan Sistem Informasi DPMPTSP Kota Malang Alwiyah menilai peluang tersebut akan dimanfaatkan semaksimal mungkin. Terutama untuk menarik lebih banyak lagi investor untuk turut mengembangkan Kota Pendidikan ini.

"Dan promosi secara tatap muka dengan berbagai daerah masih tetap kita lakukan dengan jaminan proses penanaman modal yang mudah dan menguntungkan," papar perempuan ramah itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Dinas Perizinan Kota MalangDPMPTSP kota malangEJISC

Berita Lainnya

Berita

Terbaru