Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Olahraga

Diiringi Tangis Haru, Atlet Hoki Kota Malang Sungkem Orang Tua sebelum Berjuang di Porprov Jatim

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Yunan Helmy

03 - Sep - 2023, 20:03

Placeholder
Prosesi sungkeman atlet hoki Kota Malang sebelum berangkat ke Porprov VIII Jatim 2023. (foto: FHI Kota Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kota Malang memiliki cara sendiri untuk memotivasi atlet sebelum berangkat berjuang di arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jawa Timur (Jatim) 2023. FHI Kota Malang mengajak atletnya untuk 'sungkem' kepada para wali atlet.

Pelatih kepala hoki Kota Malang Rizky Revaldo mengatakan pihaknya memberikan satu kegiatan untuk memotivasi atlet. Hal itu dilakukan untuk memberikan semangat spiritual kepada setiap atlet.

Baca Juga : Racikannya Berbuah 6 Poin, Fernando Valente Tak Ingin Skuad Arema Berpuas Diri

 

“Kegiatan sungkeman ini selalu dilakukan pada setiap event yang kami ikuti. Dan selalu menjadi agenda rutin cabor hoki,” kata Revaldo.

Revaldo menjelaskan bahwa dengan sungkeman itu, dia memberikan pemahaman kepada atletnya agar tetap percaya diri ketika melawan siapa pun. Dia tak ingin atletnya terbebani dengan faktor non-teknis yang selalu digaungkan setiap kali bermain away.

“Kalau percaya faktor non-teknis, nanti atlet berpikir ngapain latihan. Dan kami menghindari itu,” beber Revaldo.

Kegiatan sungkeman itu diawali dengan doa bersama pengurus FHI Kota Malang, tim pelatih, atlet dan wali atlet. Kegiatan itu dilaksanakan di salah satu ruang di SMKN 11 Kota Malang.

“Total yang ikut 22 atlet, 12 atlet putra dan 10 atlet putri. Plus juga diikuti wali atlet masing-masing,” ungkap Revaldo.

Baca Juga : Fakultas Humaniora Bakal Menjadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Bergengsi AICOLLIM ke 5

 

Kegiatan sungkeman itu juga diharapkan membuat atlet lebih percaya bahwa doa orang tua bisa mengalahkan faktor non-teknis.

Dalam sungkeman, atlet juga membawa wadah untuk merendam kaki orang tua masing-masing. Dan  airnya akan digunakan untuk mandi setiap atlet. 

“Saat sungkeman itu semua menangis, baik atlet atau wali atlet. Sekitar 20 sampai 30 menit baru mereka bisa menahan tangis,” jelas Revaldo.


Topik

Olahraga



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Yunan Helmy