Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Tanggapan KPU Soal Pemilu 2024 Dimajukan Jadi September

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

01 - Sep - 2023, 11:43

Placeholder
Komisioner KPU RI Muhammad Afifuddin. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menanggapi soal wacana jadwal Pilkada dimajukan September 2024. KPU menegaskan akan mengikuti sesuai aturan yang ada.

"Yang pasti KPU akan taat terhadap regulasi, termasuk jika ada regulasi yang muncul belakangan," kata Komisioner KPU RI Muhammad Afifuddin kepada wartawan, Jumat (1/9/2023).

Baca Juga : Besok, Road to Kilau Raya Siap Guncang Kabupaten Madiun

Lebih lanjut Afif mengatakan beban kerja yang dihadapi akan bertambah jika ada perubahan. Sebab, kata dia, bakal ada tahapan yang beririsan di waktu yang bersamaan. "Ya secara praktis bertambah. Dalam arti tahapan yang beririsan di waktu yang sama akan lebih banyak," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Arif juga menuturkan KPU tetap akan mempersiapkan semua jajaran untuk menyesuaikan jika terjadi perubahan. Namun, dia menyebut sampai saat ini KPU masih mempedomani aturan yang ada, hingga disahkannya Perppu terkait Pilkada.

"Tentu kita siapkan jajaran semua untuk menyesuaikan situasi atas kemungkinan-kemungkinan peraturan yang muncul," jelasnya.

"Tapi ya sampai detik ini kita masih mengikuti aturan yang sudah kita pedomani, tahapan-tahapan yang awal. Kalau ada Perppu, misalnya, ya itu kita pedomani," imbuh dia.

Anggota Komisi II DPR RI Arsul Sani sebelumnya mengaku mendengar usulan secara informal soal pemerintah berencana memajukan jadwal Pilkada 2024. Dia mengatakan perubahan jadwal Pilkada itu rencananya akan diatur melalui Perppu Pilkada.

"Secara informal kami sudah mendengar, tetapi pemerintah belum secara resmi mengajak bicara Komisi II DPR," kata Arsul Sani saat dihubungi, Kamis (31/8/2023).

Arsul mengatakan Komisi II DPR akan mendengar terlebih dulu penjelasan dari pemerintah terkait usulan memajukan jadwal pilkada. Selain itu, kata dia, Komisi II DPR juga akan mendengarkan pendapat dari para penyelenggara Pemilu.

"Kami akan mendengarkan dulu paparan pemerintah dalam hal ini Kemendagri dan tentunya juga mendengarkan juga pendapat para pemangku kepentingan terkait seperti KPU, Bawaslu, Polri, dan lain-lain serta juga pendapat masyarakat sipil," paparnya.

Baca Juga : Update, Harga BBM Non Subsidi Resmi Naik per 1 September 2023

Waketum PPP ini mengatakan jika jadwal Pilkada memang akan dimajukan, maka harus melalui instrumen hukum yang tepat. Oleh karena itu, menurutnya perlu dibuatnya Perppu Pilkada. Sebagai informasi, jadwal Pilkada serentak semula disepakati November 2024. Namun, jadwal itu rencananya akan dimajukan September 2024.

"Soal percepatan atau pemajuan jadwal Pilkada ini kalaupun memang hendak dilakukan, maka instrumen hukumnya lebih baik dengan Perppu. Namun tentu perlu juga menjustifikasi soal hal ihwal kegentingan memaksa sebagai syarat untuk penerbitan Perppu," ungkap dia.

Presiden Jokowi juga telah angkat bicara soal isu Pilkada Serentak 2024 akan dimajukan dari November 2024 jadi September 2024 melalui peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu). Jokowi pun mempertanyakan urgensi mempercepat Pilkada.

"Belum sampai ke situ kok saya. Urgensinya apa, alasannya apa, semuanya perlu dipertimbangkan secara mendalam," kata Jokowi di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (31/8/2023).

Jokowi mengatakan wacana tersebut harus dipertimbangkan secara matang. Dia mengatakan kajian soal pelaksanaan Pilkada Serentak saat ini masih dilakukan di Kemendagri. "Saya kira semua itu masih kajian di Kemendagri dan saya belum tahu mengenai itu," ujarnya.


Topik

Peristiwa kpu jadwal pilkada usulan perubahan jadwal pilkada jokowi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana