Gelandang Arema FC Makan Konate yang juga eks pemain Sriwijaya FC optimistis membawa Arema menang meski melawan mantan timnya. (Foto : Imam Syafii/ MalangTIMES)
Gelandang Arema FC Makan Konate yang juga eks pemain Sriwijaya FC optimistis membawa Arema menang meski melawan mantan timnya. (Foto : Imam Syafii/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Laga pekan ke-17 Liga 1 antara tuan rumah Sriwijaya FC menjamu Arema FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (21/7/2018) sore bukan hanya akan berlangsung sengit. Ada balutan emosi pula di situ.

Itu karena tiga pemain baru Arema, yakni Hamka Hamzah, Alfin Tuasalamony, dan Makan Konate, merupakan mantan penggawa Sriwijaya. Melawan mantan tim dan mantan rekan-rekannya, ketiganya harus mampu sejenak melupakan "pertemanan" demi tiga poin kemenangan bagi Arema.

Gelandang Arema FC Makan Konate mengatakan, melawan Sriwijaya, dirinya sudah siap. Konate juga menerangkan hanya beberapa latihan bersama Arema, dia sudah cepat beradaptasi dengan gaya strategi permainan yang diterapkan coach Milan Petrovic.

"Saya sudah siap meski hanya beberapa kali latihan dengan Arema. Meski saya baru bergabung di Arema dan langsung melawan mantan tim, itu tidak masalah. Saya profesional dan siap memberikan hasil maksimal untuk Arema," tandas pemain asal Mali itu.

Konate menilai kekuatan tim Sriwijaya saat ini sudah berkurang. Sebab, beberapa pemain pilar sudah hengkang akibat konflik masalah gaji.

"Tapi, meski ada masalah seperti itu, kami tidak menganggap enteng tim lawan. Kami berusaha fight secara maksimal menghadapi Sriwijaya," tegasnya.

Bek Arema FC Alfin Tuasalamony menambahkan bahwa dirinya juga sudah siap menghadapi mantan timnya itu. Selain kesiapan matang, Alfin sangat optimistid bahwa Arema bisa meraih poin maksimal.

"Saya sudah siap laga melawan Sriwijaya. Saya akan membela habis-habisan untuk tim Arema. Karena saya berseragam Arema, jadi saya profesional saja," ujar pemain asal Tulehu itu.

Alfin juga menerangkan laga nanti merupakan laga pembuktian kemampuan dirinya kepada manajemen Arema. Dia akan menunjukkan bahwa dirinya benar-benar serius dan fokus membela dan mengangkat prestasi Arema FC menjadi lebih baik. 

"Tak ada kata lain selain menang. Saya di sini bermain dan berjuang untuk Arema dan kami akan menjadi lawan tim mereka," tegasnya. (*)