Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Diajak Jokowi Blusukan Bersama ke Pekalongan, Ganjar dan Prabowo Terciduk Berikan Salam Komando

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

30 - Aug - 2023, 12:40

Placeholder
Momen Prabowo dan Ganjar berikan salam komando di depan Jokowi. (Foto dari detik)

JATIMTIMES - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengunggah video momen keakraban Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo saat keduanya mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Pasar Grogolan, Pekalongan. 

Dalam unggahannya itu, Gibran menyertakan caption 'adem' merujuk pada keakraban dua bakal calon presiden (bacapres) itu.

Baca Juga : Maju Capres 2024, Pengganti Gubernur Jateng Diputuskan Pekan Ini

Adapun momen keakraban Ganjar dan Prabowo itu diunggah Ghibran melalui akun X-nya. Dilansir pada Rabu, (30/8/2023) tampak Prabowo dan Ganjar saling berangkulan di depan kerumunan warga.

Keduanya tampak akrab dan kompak mengepalkan tangan. Prabowo dan Ganjar kemudian berpose salam komando yang disambut teriakan histeris warga.

Sejurus kemudian tampak Jokowi datang dan menunjuk ke arah Prabowo dan Ganjar yang tengah berpose salam komando.

"Adem ??," tulis Gibran saat mengunggah video tersebut, dilansir detikJateng, Rabu (30/8/2023).

Sementara, Direktur Institute for Democracy and Strategic Affairs (INDOSTRATEGIC), Ahmad Khairul Umam, menganalisis maksud Jokowi mengajak Prabowo dan Ganjar berkegiatan bareng. Umam menduga Jokowi ingin menegaskan posisinya berada di tengah dalam urusan Pilpres 2024.

"Jokowi tampak ingin menunjukkan bahwa dirinya berada di tengah dan tidak berpihak pada salah satu capres, yang sama-sama merepresentasikan kekuatan pro-keberlanjutan. Jokowi seolah mempersilakan Ganjar dan Prabowo untuk memperebutkan legitimasi dukungan politiknya," kata Umam saat dikonfirmasi, Rabu (30/8/2023).

Umam mengungkit langkah Prabowo yang baru-baru ini mengumumkan nama koalisi barunya bersama Golkar, PKB, PAN dan PBB. Menurut Umam, pengumuman ini dapat mengancam PDIP dan PPP yang mengusung Ganjar.

Baca Juga : Kota Madiun Raih Penghargaan Nirwasita Tantra Berturut Turut

"Strategi ini jelas merugikan dan mengancam PDIP serta PPP selaku pendukung Ganjar, yang seolah dinegasikan perannya sebagai elemen pendukung 'Indonesia Maju' yang identik dengan pemerintahan saat ini," kata Umam.

Meski demikian, dosen Universitas Paramadina ini menduga penggunaan nama Koalisi Indonesia Maju oleh Prabowo dkk sudah diketahui Presiden Jokowi. Menurutnya, momen politik sepenting itu tidak akan mungkin luput dari perhatian Jokowi.

"Penggunaan nama Koalisi Indonesia Maju oleh kubu Prabowo besar kemungkinan atas sepengetahuan dan restu politik Presiden Jokowi. Penggunaan nama kabinet untuk koalisi itu hampir tidak mungkin lepas dari perhatian Presiden," ujar Umam.

Sebagai informasi tambahan, Ganjar dan Prabowo adalah tokoh yang hendak maju di pemilihan presiden atau Capres 2024 nanti. Prabowo sendiri sejauh ini telah mengantongi 5 partai yang mendukungnya sebagai Capres 2024 nanti. Lima partai itu adalah Partai Gerindra, PAN, PKB, dan Golkar dan Demokrat yang merupakan partai dari Prabowo itu sendiri.

Sementara Ganjar berasal dari partai PDIP. Ganjar telah mendapat dukungan dari PSI, Hanura, PPP, dan PDIP itu sendiri.


Topik

Peristiwa Ganjar Pranowo capres pemilu kampanye prabowo subianto



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni