Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Kesehatan

RSI Unisma Gelar Seminar Keilmuan Kehamilan Risiko Tinggi Libatkan Bidan Praktik Mandiri di Malang Raya

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : A Yahya

29 - Aug - 2023, 20:47

Placeholder
Salah satu dokter praktik di RSI Unisma yakni dr Retno Pudjiastuti SpOG saat memberikan seminar keilmuan terkait kehamilan risiko tinggi kepada bidan praktik mandiri di Aula Lantai 9 RSI Unisma, Selasa (29/8/2023). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Rumah Sakit Islam (RSI) Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar seminar keilmuan dengan tema kehamilan risiko tinggi yang melibatkan 21 Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) di Malang Raya dengan pemateri dari RSI Unisma yakni dr Retno Pudjiastuti SpOG. 

Kepala Ruangan Bersalin RSI Unisma Restu Widyarini menyampaikan, bahwa seminar keilmuan yang dilakukan pada hari ini merupakan salah satu kegiatan pembinaan kepada jejaring rujukan rumah sakit Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (Ponek) RSI Unisma dengan TPMB di Malang Raya. 

Baca Juga : RSI Unisma Gelar Pelatihan Tatalaksana Kecelakaan di Jalan Raya bagi Puluhan Relawan

Menurutnya, kegiatan pembinaan bagi para bidan mandiri di Malang Raya yang merupakan jejaring rujukan RSI Unisma ini sangat penting sekali dilakukan. Karena keilmuan khususnya di bidang kehamilan risiko tinggi terus mengalami perkembangan. 

"Karena kita sebagai pemberi layanan kepada masyarakat harus mengupdate ilmu. Jadi berkembang sesuai dengan kemajuan zaman. Jadi ada jurnal-jurnal penelitian itu nanti bisa menjadi masukan juga untuk tambahan ilmu kita sebagai bidan," ungkap Restu, Selasa (29/8/2023). 

Restu mengatakan, bahwa materi terkait dengan kehamilan risiko tinggi sangat penting untuk dipahami secara mendalam oleh para bidan. Pasalnya, ham inj berpengaruh pada saat kelahiran bayi pada proses persalinan. 

"Karena kehamilan risiko tinggi itu sangat memengaruhi pada saat proses persalinan maupun bayi lahir. Kehamilan risiko tinggi jika tidak segera ditangani akan bisa membuat ibu meninggal," tutur Restu. 

Disinggung mengenai risiko tinggi apa saja yang dapat menyerang pada saat kehamilan, yakni preeklamsia atau komplikasi pada ibu hamil yang ditandai dengan tekanan darah tinggi serta penyakit bawaan ataupun penyakit jantung. 

Baca Juga : Atasi Sampah di Kota Batu, Berikut Isi Surat Edaran Pilah dan Kelola Sampah

 

Jika ditemukan pasien ibu hamil dengan penyakit-penyakit risiko tinggi pada kehamilan tersebut harus segera ditindaklanjuti. Jika di masing-masing bidan mandiri sekiranya tidak dapat menangani atau memiliki alat lengkap untuk menangani, diharapkan agar segera dirujuk ke RSI Unisma. 

"Harapannya setiap kali ada kegawatdaruratan itu bidan diharapkan tanggap, terutama yang di faskes atau tempat praktik mandiri. Semisal tidak memungkinkan untuk ditangani sendiri, maka harus segera dirujuk. Tujuannya agar kematian ibu dan bayi harus turun, karena di Indonesia masih tinggi," pungkas Restu. 


Topik

Kesehatan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya