Hari Sasongko (dua dari kiri) yang berperan menjadi petruk, tokoh punakawan dalam pewayangan bersama caleg PDI-Perjuangan lainnya saat pendaftaran, Selasa (17/7/2018) (Nana)
Hari Sasongko (dua dari kiri) yang berperan menjadi petruk, tokoh punakawan dalam pewayangan bersama caleg PDI-Perjuangan lainnya saat pendaftaran, Selasa (17/7/2018) (Nana)

MALANGTIMES.-Jelang pendaftaran calon legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Malang 2019 di hari terakhir ke KPUD,  banyak hal unik terjadi. 

Baca Juga : Ini Jawaban Ustaz Yusuf Mansur saat Ditanya Apakah Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Berbagai atraksi seni ditampilkan oleh para kader partai politik (parpol) yang mengawal para calegnya ke kantor KPUD kabupaten Malang. Seperti yang ditampilkan oleh PDI-Perjuangan yang mendaftarkan 50 calegnya,  Selasa (17/7/2018) sore. Selain atraksi tiga bantengan,  PDI-Perjuangan menampilkan hal terunik dan paling heboh dalam pendaftaran tersebut. 

Hal unik tersebut adalah seluruh caleg baik incumbent maupun baru mengenakan kostum pewayangan. Lengkap dengan riasan wajah yang disesuaikan dengan karakter yang diperankannya. Terunik dan heboh adalah tampilan para caleg incumbent yang memerankan para punakawan. Bagong,  petruk,  gareng yang mengawal pandawa lima. 

Sontak saja kedatangan para caleg PDI-Perjuangan yang berbalut busana dan riasan pewayangan tersebut,  membuat masyarakat dan pegawai di DPRD serta kedinasan yang ada di area tersebut,  berbondong-bondong melihatnya. 

Hari Sasongko politisi senior PDI-Perjuangan yang berperan sebagai petruk,  menyampaikan,  bahwa ide pewayangan tokoh punakawan yang dikenakan para caleg sebagai simbolisasi partainya. 

"Jadi ini simbol bahwa kami adalah perlambang rakyat. Punakawan itu lambangnya rakyat. Karena itu kita memakai kostum dan karakter punakawan. Rakyat bagi kami adalah kekuatan besar. Tanpa rakyat tidak ada kemenangan," kata Hari kepada MalangTIMES,  Selasa,  (17/7/2018). 

Bagi Hari yang menyukai dunia pewayangan tersebut,  banyak ide dan nilai filosofis yang bisa diambil dari cerita dan para tokohnya.

Baca Juga : Dewan Dorong Pemkot Malang Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

"Banyak ide yang bisa kita ambil sekaligus berbagai nilai filosofis. Terutama dalam kehidupan saat ini. Seperti saat punakawan mengawal para pandawa ini," ujarnya yang  menjelaskan bahwa peristiwa ini sebagai tanda peperangan sudah dimulai. 

Disinggung mengenai target PDI-Perjuangan dalam Pileg 2019, Hari optimis mampu meraih 18 kursi DPRD Kabupaten Malang nantinya. Optimistis tersebut didasarkan pada mengakarnya ideologi partai berlogo banteng bermoncong putih ini. Selain tentunya dengan capaian pemilu tahun lalu,  dimana PDI-Perjuangan meraih 12 kursi DPRD Kabupaten Malang. 

Di sisi caleg sendiri,  dengan komposisi 12 incumbent serta sisanya wajah-wajah baru dengan usia produktif,  target yang telah ditetapkan bukan hal yang mustahil di wujudkan. 

"Caleg PDI-P adalah kader-kader terbaik partai dari hasil seleksi ketat. Jadi kami optimis target bisa kita capai. Selain target kursi di DPRD,  tentunya kami juga memiliki target juga di eksekutif nantinya," ujar Hari yang juga mengincar jabatan bupati. 

Acara pendaftaran caleg PDI-Perjuangan ditutup dengan pemotongan tiga tumpeng yang merupakan simbol nomor partainya,  yaitu tiga.