Peringati Hari Anti Narkoba, BNN Jatim Panen Kado Tangkapan dari Kota Batu

Jul 16, 2018 18:47
Kepala BNN Provinsi Jawa Timur Brigjen Pol Bambang Budi Santoso (kiri) saat bertanya kepada salah satu tersangka di BNN Kota Batu, Senin (16/7/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Kepala BNN Provinsi Jawa Timur Brigjen Pol Bambang Budi Santoso (kiri) saat bertanya kepada salah satu tersangka di BNN Kota Batu, Senin (16/7/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

MALANGTIMES - Saat memperingati Hari Anti Narkotika International (HANI) 2018 yang digelar di Kota Batu,  Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jatim mendapat hadiah dari kota wisata ini. Hadiah ini dipersembahkan BNN Kota Batu dengan membekuk empat tersangka dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Kepala BNN Provinsi Jawa Timur Brigjen Pol Bambang Budi Santoso, menjelaskan pada Sabtu (14/7/2018) lalu saat masih merayakan HANI 2018,  mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Desa Ngaglik, Kecamatan Batu. Kemudian tim BNN Kota Batu melakukan penangkapan terhadap empat tersangka dari tiga tempat kejadian pekara (TKP).

Baca Juga : Edarkan Sabu di Tengah Pandemi Covid-19, Pengedar Asal Malang Dicokok Polisi Blitar

“Meskipun kita fokus pada perayaan HANI 2018 berpusat di Kota Batu, tim kami juga fokus untuk tetap siaga dalam hal ini,” ungkap Bambang, Senin (16/7/2018).

TKP pertama di area SPBU Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, dimana telah diamankan seorang tersangka AR (28) berprofesi pedagang. Barang bukti yang berhasil diamankan yakni 1 poket sabu seberat 1 gram, uang tunai Rp 1,6 juta, dan satu buah gawai.

TKP ke dua di Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu telah diamankan seorang tersangka YH (35) sebagai petani bunga dan AN (34). Ia mulai mengkonsumsi dan mengedarkan sejak tahun 2000 silam. 

“AN ini juga residivis, pernah direhabilitasi juga tetapi kembali lagi melangsungkan aksinya ini. Alasannya karena tidak bisa lepas dari narkotika dan uangnya untuk kebutuhan keluarga,” imbuhnya saat di kantor BNN Kota Batu. 

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni 10 poket sabu seberat 6,30 gram, uang tunai Rp 1,9 juta, dan satu buah timbangan digital dan seperangkat alat hisap sabu.

Lalu berkembang juga di TKP ke tiga Desa Karang Juwet, Kecamatan Karangploso diamankan seorang tersangka AF (17) yang sehari-harinya sebagai  petani. 

“Saat kejadian tersebut bapaknya sedang mengikuti festival bunga di Semarang. Sedangkan ibunya bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia di Taiwan,” jelas Bambang.

Baca Juga : Terjerat Utang, Pedagang Asal Blimbing Banting Setir Jadi Kurir Narkoba

Namun saat itu AF ditelepon oleh bapaknya untuk menyiapkan narkotika. “AF terlibat peredaran ini karena orangtuanya yakni bapak seorang pengedar. Sehingga ia terlibat, untuk saat ini keberadaan bapaknya ini masih dicari,” tambahnya.

Untuk KTP ke tiga ini barang bukti yang berhasil diamankan yakni 2 poket sabu seberat 28,85 gram, uang tunai Rp 4,3 juta, timbangan digital, seperangkat alat hisap sabu dan satu buah gawai.

Sedangkan untuk keseluruhan barang bukti yang diamankan dari ketiga tempat itu yakni sabu sebanyak 36,15 gram. Uang yang diamankan Rp 7.950.000 

Dan dari ketiga tersangka itu telah dilakukan test urine, semuanya positif mengandung amphemethamin. Saat ini juga dilakukan proses penyidikan di BNN Kota Batu.

Topik
BNN JatimHari Anti NarkobaBNN Kota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru