Kebijakan Abah Anton di Kota Malang Ini Tetap Dilanjutkan Sutiaji

Jul 03, 2018 19:36
Plt Wali Kota Malang Sutiaji saat menghadiri apel pagi di halaman kantor Disperkim Kota Malang. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)
Plt Wali Kota Malang Sutiaji saat menghadiri apel pagi di halaman kantor Disperkim Kota Malang. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Plt Wali Kota Malang Sutiaji terus menggalakkan imbauan gerakan salat di awal waktu. Terutama kepada seluruh muslim aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. 

Baca Juga : Warga Terdampak Covid-19 di Kabupaten Malang, Bakal Dapat Pasokan Makanan Dapur Keliling

Imbauan tersebut kerap disampaikan di setiap kesempatan saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan kedinasan. Seperti hari ini (3/7/2018) yang disampaikan di hadapan seluruh peserta apel di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang. "Saya akan terus mengingatkan seluruh ASN di Pemkot Malang untuk dapat melaksanakan Gerakan Salat di Awal Waktu," ujarnya.

"Seperti yang telah dilakukan oleh Wali Kota Malang M. Anton. Karena itu, kebijakan tersebut juga akan saya lanjutkan untuk kebaikan bersama menuju Kota Malang yang Bermartabat," tutur Sutiaji. Menurut Sutiaji, kebijakan tersebut perlu terus dilakukan sekaligus untuk membudayakan disiplin dan atepat waktu para ASN.

Dia juga berharap ada ketegasan dari para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus mengingatkan staf-satfnya. "Hal yang baik memang harus sedikit dipaksa. Sehingga pada beberapa kesempatan, saya akan turun langsung (melakukan inspeksi mendadak)," tegasnya. 

Dalam inspeksi mendadak yang rencananya akan secara berkala dilakukan itu, Sutiaji berharap para pegawai mau bersegera melakukan kewajiban sebagai muslim. "Saya akan melihat ke kantor-kantor dan ruangan-ruangan untuk mengajak para ASN menghentikan sejenak aktivitas dinasnya untuk menunaikan salat berjamaah," tegasnya lagi.

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Salurkan Bantuan bagi 1.666 Warga Miskin

Hal itu juga berlaku untuk kantor yang melaksanakan pelayanan publik. "Hendaknya dilaksanakan sistem bergilir, agar kewajiban untuk salat serta melayani masyarakat tetap berjalan seimbang. Karena keduanya juga merupakan ibadah," tuturnya. 

Menurut Sutiaji, poin penting pada imbauan tersebut adalah adanya penekanan pada ASN agar terus bekerja dan melaksanakan kewajiban yang ada. "Ini juga sesuai dengan imbauan yang telah ditentukan selama hampir lima tahun kepemimpinan kami, wali kota dan wakil wali Kota Malang," pungkasnya. (*)

Topik
Abah AntonKota MalangSutiaji

Berita Lainnya

Berita

Terbaru