Gus Ipul-Puti Sementara Kuasai Suara Kabupaten Malang

Jun 27, 2018 22:14
Pencoblosan di desa Sumbermanjing wetan, dimana Gus Ipul-Puti meraup suara lebih banyak dibanding Paslon 1 (for MalangTIMES)
Pencoblosan di desa Sumbermanjing wetan, dimana Gus Ipul-Puti meraup suara lebih banyak dibanding Paslon 1 (for MalangTIMES)

MALANGTIMES – Suara pasangan nomor 2, Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno, sementara mendominasi Kabupaten Malang. Dari rekapitulasi sementara di Kabupaten Malang, pasangan calon (Paslon) nomor 2 mendulang suara terbanyak di 25 kecamatan dari total 33 kecamatan yang ada.

Baca Juga : Ini Jawaban Ustaz Yusuf Mansur saat Ditanya Apakah Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Sedangkan paslon nomor satu Khofifah Indarparawansa dan Emil Dardak hanya menguasai 8 kecamatan saja.

Walaupun dengan selisih yang terbilang kecil, yaitu selisih 3,06 persen yang didalung oleh Paslon dua tersebut.

Total suara yang terekapitulasi  sampai pukul 20.20 WIB dari 33 kecamatan yang ada di Kabupaten Malang adalah 600.576 suara (51,53%) untuk paslon 2, sedangkan untuk paslon 1 hanya 564,882 suara (48,47%).

Total suara yang diraup oleh kedua Paslon di Kabupaten Malang tersebut 1.165.458 dari jumlah pemilih yang mencapai 1.966.214 di 4.177 TPS yang tersebar di 33 kecamatan. Artinya tingkat kehadiran masyarakat dalam daftar pemilih tetap (DPT) di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Malang hanya sebanyak 1.197.852 atau sekitar antara 60-70 persen saja.

Sedangkan sekitar 30 persen lebih masyarakat Kabupaten Malang tidak hadir dalam perlehatan demokrasi lima tahunan dalam memilih Gubernur dan Calon Gubernur Jatim ini.

Tercatat dalam rekapitulasi suara sementara di 33 kecamatan, ketidakhadiran warga mencoblos sebanyak 768.362. Sedangkan dari suara warga yang melakukan pencoblosan ada sekitar 32.394 yang dinyatakan tidak sah. 

Ketidakhadiran atau golputnya warga terbilang banyaknya tersebut, membuat harapan Bupati Malang Dr H Rendra Kresna yang menargetkan tingkat partisipasi dalam Pilgub Jatim 2018 sampai di angka 80 persen tidak tercapai. Hal ini serupa mengulang Pilkada 5 tahun lampau yang tingkat pertisipasinya hanya mencapai 60 persen.

Total golput di Kabupaten Malang terjadi di 33 kecamatan dengan kisaran hampir mencapai 50 persen dari pemilih yang terdaftar. Misalnya, di kecamatan Ampelgading dengan jumlah pemilih sebanyak 46.526 total kehadirannya sebanyak 27.552. sedangkan yang tidak hadir atau golput sebanyak 18.974 atau sekitar 57,5 persen.  

Baca Juga : Dewan Dorong Pemkot Malang Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

Santoko Ketua KPUD Kabupaten Malang menyatakan, banyak varian atau indikator yang menyebabkan warga tidakhadir atau golput dalam Pilgub Jatim 2018. 

“Tetapi yang pasti, kami semua telah berusaha maksimal. Berbagai sosialisasi dan himbauan menjelang pemilihan juga terus diintensifkan saat penyebaran model C6 KWK (pemberitahuan memilih) pada seluruh pemilih yang terdaftar di DPT,” kata Santoko kepada MalangTIME, Rabu (27/6/2018) malam hari.

Santoko juga menyampaikan bahwa secara sampel partisipasi pemilih yang masuk secara umum lumayan tinggi. Ketua KPUD Kabupaten Malang ini mencontohkan beberapa TPS di desa, misalnya Bendosari, Kecamatan Pujon. “Di tujuh TPS rata-rata kehadiran mencapai 90 persen. Pun, dibeberapa desa lainnya angka kehadiran antara 93 persen sampai yang terendah 63 persen,” ujarnya yang juga menyampaikan untuk rekapitulasi dan pengumuman hasil penghitungan suara tingkat kabupaten antara tanggal 4 sampai 6 Juli 2018.

Dari data rekapitulasi suara di 33 kecamatan, Paslon 2 meraup suara terbanyak dibanding rivalnya di Ampelgading, Bululawang, Dampit, Dau, Donomulyo, Gedangan, Jabung, Karangploso, Kasembon, Kromengan, Lawang, Ngantang, Pagak, Pakis. Selain itu kecamatan Poncokusumo, Pujon, Singosari, Sumberpucung, Sumbermanjing Wetan, Tajinan, Tirtoyudo, Tumpang, Turen, Wajak dan Wonosari.

Sedangkan Paslon 1 menguasai suara di kecamatan Wagir, Pakisaji, Pagelaran, Bantur, Gondanglegi, Kalipare, Kepanjen dan Ngajum.

Topik
Pilgub Jatim 2018gus ipul puti kuasai kabupaten malangemil dardakKhofifah

Berita Lainnya

Berita

Terbaru