Istri Moch Anton, Dewi Farida Suryani menyalurkan hak pilih di TPS 01 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang (foto: Wahida Rahmania Arifah/ MalangTIMES)
Istri Moch Anton, Dewi Farida Suryani menyalurkan hak pilih di TPS 01 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang (foto: Wahida Rahmania Arifah/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dewi Farida Suryani boleh jadi orang paling dinanti di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Rabu (27/6/2018). Awak media sudah berkumpul sejak pukul 7 pagi menunggu sosok istri petahana Wali Kota Malang, Moch Anton itu.

Baca Juga : Ini Jawaban Ustaz Yusuf Mansur saat Ditanya Apakah Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Umi Farida, sapaan akrabnya, muncul pukul 8:51 WIB. Ia berkendara dengan motor bersama anak ketiganya, Hans Candra. Ia datang mengumbar senyum. Memakai kacamata dipadu turban, Umi berbaur dengan warga yang menunggu giliran menyoblos. Total jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 01 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru adalah 365 pemilih. Umi Farida sendiri terdaftar di nomor 309.

Sang suami, Moch Anton menjadi tahanan KPK atas kasus dugaan suap APBD Perubahan Kota Malang tahun 2015. Petahana Wali Kota Malang itu dipastikan tidak bisa menggunakan hak suaranya karena sedang berada di rumah tahanan KPK di Jakarta. Disinggung terkait hal ini, Farida memilih mengikuti prosedur yang ada. Ia pun menyoblos didampingi sang putra saja.

 

 

Ditanya wartawan apa pesan Moch Anton, ia tersenyum. "Abah pesan jangan golput itu saja. Jadi kami di rumah semua ikut nyoblos hari ini. Dan Abah pesan supaya Pilkada kali ini berjalan lancar dan damai," terang dia.

Baca Juga : Dewan Dorong Pemkot Malang Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

Saat para jurnalis menyinggung hasil Pilkada, Farida diam sejenak. "Ya kita orang hidup harus optimis. Apapun yang terjadi harus semangat. Dan saya, Abah dan sekeluarga ikhlas menerima ujian karena ujian itu merupakan bentuk kecintaan Allah pada keluarga kami. Saya sendiri legowo baik nanti suami saya menang atau kalah. Meski nanti katakan kalau menang suami saya tidak bisa melaksanakan tugas karena kasus ini, kita sekeluarga terima dengan lapang dada," kata dia. (*)