Halalbihalal Pemkot Malang, Pamitan Pjs Wali Kota Bikin Terharu

Jun 22, 2018 12:57
Pjs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi saat bersalaman dengan para pegawai Pemkot Malang dalam kegiatan halalbihalal. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Pjs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi saat bersalaman dengan para pegawai Pemkot Malang dalam kegiatan halalbihalal. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang hari ini (22/6/2018) melangsungkan gelaran halal bihalal Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Sekitar dua ribu pegawai dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga pemerintahan dan swasta tampak memadati area halaman Balaikota Malang. Namun ada momen yang membuat suasana menjadi haru. Yakni ketika Pjs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi berpamitan.

Baca Juga : Warga Terdampak Covid-19 di Kabupaten Malang, Bakal Dapat Pasokan Makanan Dapur Keliling

Halal bihalal ini sekaligus menjadi ajang perpisahan pjs wali kota. Wahid mengakhiri jabatannya sebagai pejabat sementara pada Sabtu (23/6/2018) mendatang. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Forkopimda Kota Malang. Wahid mengucapkan permohonan maafnya selama menjabat sebagai Pjs. "Secara pribadi saya memohon maaf jika ada salah kata dan sikap selama menjabat sebagai pjs wali kota. Selama menjabat 128 hari, saya kerasan di Kota Malang. Masyarakat Kota Malang itu menyenangkan," ujar Wahid. 

Halalbihalal dimulai dengan apel bersama, kemudian dilanjutkan dengan bersalaman. Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur itu telah menjadi pemimpin tertinggi di Kota Malang selama 128 hari. Wahid mengatakan, dirinya merasa senang selama menjabat sebagai Pjs Wali Kota Malang. "Saya kerasan menjadi bagian dari warga Kota Malang. Ternyata begitu cepat. Saya senang tinggal bersama warga Kota Malang," ujarnya.

Wahid menerangkan, selama kurang lebih empat bulan menjabat, dirinya telah melakukan beberapa tugas yang sudah tertuang di surat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Antara lain, memimpin urusan pemerintahan di Kota Malang yang menjadi kewenangan pemerintah kota. "Pelayanan masyarakat berjalan dengan baik. Saya juga lakukan evaluasi terhadap jajaran serta pelaksanaan pembangunan," terangnya.

Selain itu, dirinya berhasil mencatatkan realisasi pembelanjaan APBD tidak langsung mencapai 38 persen. Sementara APBD tidak langsung telah tercapai 18 persen. Kedua, dirinya juga bertugas untuk memelihara ketentraman dan ketertiban di Kota Malang. Selanjutnya, Wahid juga bertugas untuk memfasilitasi pemilihan Pilwali dan menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN). "Tahapan berjalan sesuai rencana," kata dia.

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Salurkan Bantuan bagi 1.666 Warga Miskin

Wahid juga melakukan pembahasan-pembahasan dan rancangan peraturan daerah dengan DPRD Kota Malang. "DPRD Kota Malang dengan diskresi hukum dengan Kemendagri sudah berjalan dengan normal. Pemerintahan Kota Malang berjalan dengan normal dan baik. Insya Allah tugas yang diberikan kepada kami sudah berjalan dengan baik," pungkasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru