Ilustrasi pengamanan pilkada (tribrata news sulut)
Ilustrasi pengamanan pilkada (tribrata news sulut)

MALANGTIMES - Pilkada Malang dan Jawa Timur akan berlangsung pekan depan, tepatnya 27 Juni 2018. Untuk mengantisipasi keamanan, Polresta Malang akan menerjunkan sekitar 464 personel.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri menyampaikan, ratusan personel sudah disiapkan untuk mencegah segala kemungkinan selama Pilwali Malang dan Pilgub Jatim. Meski, jumlah personel tersebut terbilang minim jika dibandingkan dengan jumlah TPS yang mencapai 1.400 tempat.

"Satu personel akan menjaga beberapa TPS yang saling berdekatan. Tapi kan ada bantuan dari TNI dan linmas. Kami optimistis semua akan aman terkendali," ujarnya.

Lebih jauh dia meminta kepada masyarakat untuk menjalankan proses demokrasi sebagaimana mestinya. Selain itu, harus waspada terhadap kelompok tertentu yang dipastikan berusaha memenangkan salah satu calon.

"Kita semua harus saling bersinergi dan menciptakan pilkada yang damai dan fair. Petugas pun tak boleh sampai lengah," tandas kapolres. 

Kota Malang sendiri akan menyelenggarakan dua pesta demokrasi secara serentak. Yaitu Pilwali Malang dan Pilgub Jatim. Untuk Pilwali Malang, total ada tiga pasangan calon yang sudah tercatat.

Ketiganya adalah Yaqud Ananda Gudban dan Ahmad Wanedi (Menawan) sebagai pasangan calon nomor urut satu, M. Anton dan Syamsul Mahmud (Asik) di nomor urut dua, serta Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko (SAE) di urutan ketiga.

Sedangkan dua pasangan calon gubernur Jawa Timur adalah Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di nomor urut satu serta Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno di nomor urut dua. (*)