Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Kesehatan

NDC Dental Clinic Bagikan Tips dan Trik Jaga Kesehatan Gigi Mulut pada Anak Usia Dini

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

09 - Mar - 2023, 15:38

Dokter NDC Esthetic Dental Clinic, drg. Mila Aditya (foto: istimewa)
Dokter NDC Esthetic Dental Clinic, drg. Mila Aditya (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini sangat penting untuk anak-anak. Karena kesehatan gigi merupakan faktor penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak itu sendiri.

Dokter NDC Esthetic Dental Clinic, drg. Mila Aditya menjelaskan email gigi anak sangat rentan terhadap kerusakan, sebab tidak sekuat email pada gigi dewasa. 

Baca Juga : Melayani Dengan Setulus Hati Ayo mengenal Lebih dekat UPTD PPA Provinsi Bali

Sayangnya, kata drg. Mila tidak banyak orang tua yang sadar bahwa anak-anak mungkin perlu diajarkan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. 

Dia menyebutkan kebanyakan orang tua cenderung menganggap bahwa karies gigi pada anak adalah kondisi yang tidak serius. Sehingga tidak perlu melakukan perawatan khusus. 

Padahal, karies gigi yang tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan nyeri hebat, bahkan tanggal sebelum waktunya. Diketahui, karies gigi atau gigi berlubang sendiri adalah kerusakan yang terjadi pada jaringan keras gigi karena aktivitas bakteri dalam plak. Bakteri penyebab karies gigi adalah Streptococcus mutans. 

Menurut drg. Mila, adanya bakteri dalam mulut memang suatu hal yang normal. Namun seiring waktu penumpukkan bakteri, sisa-sisa makanan, dan air liur di dalam mulut dapat menyebabkan plak terbentuk. Zat asam dalam plak dapat menyebabkan jaringan keras gigi larut, sehingga terjadilah karies gigi. 

Lebih lanjut, drg. Mila menjelaskan karies ditandai dengan bercak putih pada gigi (white spot). Bercak putih ini muncul karena adanya proses penghilangan kadar garam dan mineral (demineralisasi) pada jaringan keras gigi akibat plak dan sisa makanan yang menumpuk. 

Akibatnya jika dibiarkan terus menerus, kata drg. Mila bercak putih akan berubah menjadi bercak kecoklatan yang menyebar dan membentuk lubang pada gigi. 

"Jika tidak ditangani, karies ini dapat menyebabkan nyeri, gigi tanggal, infeksi berbahaya, dan bahkan kematian. Secara umum, penyebab karies gigi pada anak dipicu oleh beberapa faktor yang saling berkaitan," ujarnya. 

Oleh karenanya, sebagai orang tua, penting untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan karies gigi pada anak. 

"Salah satu penyebab paling umum karies adalah kebiasaan minum susu botol pada usia bayi hingga tertidur. Gula yang terkandung pada susu dapat mengendap menjadi asam yang merusak hingga memicu gigi berlubang," jelas drg. Mila. 

Selain itu, kebiasaan mengkonsumsi makanan manis tinggi gula seperti permen, coklat, es krim, minuman rasa-rasa dan lain sebagainya juga dapat menyebabkan karies gigi. 

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang banyak makan makanan manis lebih rentan mengalami karies gigi. Hal ini diperparah karena orang tua tidak membiasakan anak untuk rutin sikat gigi. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut si kecil. Mengingat, anak-anak belum bisa merawat giginya sendiri," tegas drg. Mila. 

Berikut ini drg. Mila bagikan tips dan trik untuk merawat gigi anak. 

1. Mengajarkan Anak Sikat Gigi sejak Kecil 

Rajin sikat gigi tidak hanya aturan yang wajib dilakukan oleh orang dewasa saja. Sejak dini anak-anak juga sebaiknya diajarkan untuk rajin sikat gigi setidaknya dua kali sehari, setelah makan/minum susu, dan sebelum tidur. 

Anak seharusnya sudah bisa mulai diajarkan sikat gigi sejak empat gigi pertamanya tumbuh. Jika gigi si kecil belum tumbuh, Anda bisa membiasakan membersihkan gusinya menggunakan kain bersih yang sudah dibasahi dan gosoklah gusi bayi secara perlahan-lahan. 

2. Pakai Pasta Gigi dengan Flouride

Anak di bawah 3 tahun sudah dianjurkan untuk menggunakan pasta gigi ber-fluoride dengan takaran sedikit saja, kira-kira sebesar biji beras. Ketika anak sudah mencapai usia 3 tahun atau lebih, Anda bisa menambahkan takaran pasta gigi menjadi sebesar biji jagung. 

Ajarkan padanya untuk selalu berkumur-kumur setelah gosok gigi, walaupun masih selalu tertelan. Katakan padanya jika pasta gigi bukan makanan yang bisa ditelan. 

Itu sebabnya, orang tua perlu mendampingi anak ketika menyikat gigi. Mulai usia si kecil dua tahun, Anda sudah bisa mengajarkannya untuk berkumur dan mengeluarkan air kumurnya setelah sikat gigi. 

3. Pilih Sikat Gigi yang Menarik Hati

Agar anak terbiasa untuk menyikat gigi sejak dini, Anda harus pintar-pintar merancang strategi menyenangkan untuknya. Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah memilih peralatan menyikat gigi. 

Biarkan anak memilih sikat gigi kesukaannya agar sikat gigi jadi hal yang menyenangkan untuknya. Namun pastikan sikat gigi yang ia pilih memiliki bulu yang lembut, kepala yang kecil, dan pegangan yang besar. 

4. Jadi Contoh yang Baik untuk Anak 

Baca Juga : Terlibat Kasus Penganiayaan Mario Dandy terhadap David, AG Akhirnya Ditahan

Setiap perilaku anak pasti mencontoh dari orang tua. Maka sebagai orang tua, Anda harus menunjukkan bahwa Anda juga rajin menyikat gigi. 

Agar lebih menyenangkan, jadikan momen sikat gigi sebagai rutinitas harian yang dilakukan secara bersama-sama dengan keluarga. Selain untuk mengawasi aktivitas menyikat gigi si kecil, cara ini juga tepat untuk membangun ikatan antara orang tua dan anak. 

Jangan permasalahkan teknik menyikatnya yang masih belum sempurna, atau cenderung semaunya saja. Seiring berjalannya waktu, kemampuan anak untuk menyikat gigi dengan cara yang benar akan terbentuk sendiri. 

Yang terpenting, Anda sudah membangun kebiasaan menyikat gigi secara rutin sejak dini. Dan tetap dampingi anak ketika menyikat gigi dan mengajarkan cara sikat gigi yang benar. 

5. Hindari Anak Minum Susu Sambil Tidur 

Kebiasaan makan yang baik membantu mencegah karies gigi pada anak. Jika anak Anda masih ASI atau susu botol, pastikan ia tidak tertidur dengan keadaan menyusu. 

Hal ini dilakukan untuk mengurangi paparan asam pada gigi anak, sehingga tidak menimbulkan karies gigi. Usahakan anak tetap terjaga setidaknya 15 menit setelah ia selesai  menyusu dan mintalah ia untuk membersihkan giginya terlebih dahulu sebelum tidur.

Jika gigi susu anak belum tumbuh, Anda bisa membersihkan gusi dan mulutnya dengan kain lap lembut yang sudah dibasahi air hangat. 

Pada saat usianya menginjak 6 bulan, mulailah ajari anak untuk minum susu dari gelas atau sedotan. Dengan cara ini, diharapkan pertumbuhan karies gigi pada anak dapat dicegah. 

6. Kenalkan Anak dengan Makan Sehat

Anak-anak suka sekali dengan makanan yang manis-manis, seperti cokelat, es krim, permen, dan lain sebagainya. Sebagai gantinya, ganti makanan manis tersebut dengan makanan yang lebih sehat yang bergizi seimbang, misalnya buah-buahan dan sayur-sayuran.

Keduanya baik untuk gigi si kecil karena dapat meningkatkan produksi air liur sekaligus membantu membersihkan gigi secara alami. Selain itu, pastikan anak minum banyak air putih setiap hari. 

7. Ajak Anak Rutin Cek ke Dokter

Selain menanamkan kebiasaan sikat gigi secara teratur, Anda juga sebaiknya mengajarkan anak untuk rutin periksa kesehatan gigi dan mulut ke dokter. Dengan begitu, keberadaan karies gigi pada anak bisa terdeteksi sejak dini dan dapat segera ditangani. 

Jadi, jangan tunda hingga anak mengeluhkan sakit gigi dulu baru Anda mengajaknya ke dokter gigi. Ingat, semakin dini karies gigi terdeteksi, maka pengobatannya pun semakin mudah. 

Hal ini juga dapat mencegah kerusakan gigi yang lebih parah lagi. Kunjungan pertama anak ke dokter gigi bisa dimulai saat usianya 6 bulan setelah gigi pertamanya tumbuh. 

Jika kunjungan pertama menyenangkan, maka kunjungan berikutnya tidak memberikan masalah  yang berarti untuk mengajak anak ke dokter gigi. Kunjungan berikutnya bisa diulang 6 bulan sekali.


Topik

Kesehatan dokter gigi Malang NDC Esthetic Dental Clinic drg. Mila Aditya gigi anak


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri