Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Kohar Sapa Desa, Diskominfo Kabupaten Malang Bakal Wujudkan Percepatan Digitalisasi

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

08 - Mar - 2023, 16:51

Flyer Kohar Sapa Desa yang diinisiasi oleh Diskominfo Kabupaten Malang. (Foto: Diskominfo Kabupaten Malang for JatimTIMES)
Flyer Kohar Sapa Desa yang diinisiasi oleh Diskominfo Kabupaten Malang. (Foto: Diskominfo Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang sedang gencar melakukan program digitalisasi desa. 

Oleh karenanya, Diskominfo akan melakukan kegiatan bertajuk Kominfo Hadir Sapa Desa atau disingkat Kohar Sapa Desa.

Baca Juga : Miliki Sederet Potensi, Desa Ngawonggo Wakili Tajinan Dalam Lomba Desa Kabupaten Malang 2023

Kepala Bidang Komunikasi Diskominfo Kabupaten Malang, Johan Dwijo Saputro menuturkan agenda perdana Kohar Sapa Desa akan dilaksanakan di Desa/Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang pada Kamis (9/3/2023).

"Kohar Sapa Desa ini salah satu tujuannya adalah untuk menghapus kesenjangan antar kota dan desa. Terutama dalam hal pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)," katanya saat dikonfirmasi JatimTIMES, Rabu (8/3/2023).

Sebagaimana yang telah diketahui, diterangkan Johan, Kabupaten Malang terbagi menjadi 33 kecamatan. Di mana dari 33 kecamatan tersebut, memiliki 378 desa dan 12 kelurahan.

Luasnya wilayah pemerintahan di Kabupaten Malang tersebut menyebabkan adanya kondisi geografi, demografi hingga sosiokultural yang beragam. Oleh karenanya perlu adanya terobosan di bidang pelayanan mulai dari tingkat desa. Salah satunya dengan memanfaatkan TIK yang nantinya akan dilakukan pembinaan melalui agenda Kohar Sapa Desa.

"Pemanfaatan TIK menjadi salah satu solusi yang bisa dijadikan sebagai alat atau sarana dalam mengakselerasi pembangunan di Kabupaten Malang," imbuh Johan.

Menurutnya, percepatan atau akselerasi di bidang digitalisasi desa tersebut selaras dengan program Bupati Malang HM Sanusi. Diantaranya yang tertuang dalam Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2021. Yakni tentang Pedoman Desa/Kelurahan Digital yang nantinya diperlukan percepatan langkah yang sistematis, terencana dan terukur dalam rangka mewujudkan digitalisasi desa.

"Atas pertimbangan itulah, Diskominfo Kabupaten Malang akan melaksanakan kegiatan Kohar Sapa Desa yang merupakan inovasi untuk mempercepat transformasi digital di tingkat desa," tuturnya.

Nantinya, pada kegiatan Kohar Sapa Desa tersebut, Diskominfo Kabupaten Malang akan melaksanakan mini asistensi bagi masyarakat termasuk pemerintah desa, dengan melibatkan seluruh bidang yang ada di Diskominfo. 

Dalam realisasinya, seluruh tim yang dilibatkan dalam Kohar Sapa Desa tersebut, akan memberikan pembinaan secara langsung terkait literasi digital, pemanfaatan media komunikasi, branding, aplikasi, statistik sektoral dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) hingga jaringan internet di desa-desa.

"Pada kegiatan Kohar Sapa Desa perdana yang dilaksanakan di Balai Desa Tajinan, Kecamatan Tajinan besok (Kamis, 9/3/2023) itu, nantinya akan dibuka langsung oleh Bapak Ricky Meinardhy selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang," tuturnya.

Baca Juga : Bonus Emas Porprov Belum Turun, Askab PSSI Banyuwangi Dampingi Tim Sepakbola Putri ke Kantor KONI

Sementara itu, diterangkan Johan, untuk peserta yang akan terlibat dalam agenda Kohar Sapa Desa meliputi seluruh Kepala Desa di wilayah Kecamatan Tajinan, perangkat Desa Tajinan, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), tokoh masyarakat hingga seluruh stakeholder yang ada di Desa Tajinan.

"Nanti akan kami komunikasikan terkait apa yang dibutuhkan oleh desa-desa dalam mewujudkan percepatan digitalisasi. Kemudian nanti kami formulasikan sesuai dengan hasil analisa dari tingkat kekuatan, tantangan, dan juga hambatannya. Sehingga akan ada pembinaan secara berkelanjutan," ungkapnya.

Pembinaan secara berkelanjutan itu, ditujukan untuk mewujudkan kemandirian digitalisasi di tingkat desa. Nantinya, jika memang telah mandiri dan memenuhi berbagai kriteria, program pendampingan akan dilakukan secara bergantian hingga seluruh desa di Kabupaten Malang secara keseluruhan menerapkan digitalisasi.

"Sebelum PAK, pada semester awal ini setidaknya akan ada tiga kecamatan yang menjadi sasaran agenda Kohar Sapa Desa. Setelah itu kami evaluasi. Jika terbukti menjadi akselerasi transformasi digital, akan terus dilanjutkan. Target kami setidaknya dalam setahun ada 12 kecamatan yang menjadi sasaran pelaksanaan Kohar Sapa Desa," ujarnya.

Guna menentukan desa atau kecamatan mana saja yang akan menjadi jujukan dalam agenda Kohar Sapa Desa, Diskominfo Kabupaten Malang akan berpatokan dengan hasil evaluasi pada ajang Anugerah Desa Terbaik TIK 2022.

"Jadi memang Anugrah Desa Terbaik TIK itu Diskominfo bekerjasama dengan Jatim Times untuk memetakan, sebenarnya bagaimana pemanfaatan TIK di tingkat desa. Ternyata hasilnya memang masih perlu adanya optimalisasi pemanfaatan TIK di tingkat desa," ungkapnya.

Sesuai dengan gagasan Pemkab Malang, dalam agenda Kohar Sapa Desa ini juga bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran di Kabupaten Malang.

"Kami berharap, melalui Kohar Sapa Desa ini bisa meningkatkan pelayanan desa yang efektif dan efisien serta penyelenggaraan pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel. Sehingga bisa mewujudkan akselerasi kemajuan desa dan berdampak bagi pembangunan masyarakat menuju kemakmuran Kabupaten Malang," tukasnya.


Topik

Pemerintahan Diskominfo kominfo diskominfo kabupaten malang kabupaten malang


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Sri Kurnia Mahiruni