Seorang anak menangis saat Komisaris PT ACA Iwan Kurniawan memberikan santunan. (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)
Seorang anak menangis saat Komisaris PT ACA Iwan Kurniawan memberikan santunan. (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Ada banyak momen tak terduga dalam rangkaian kegiatan Pekan Islami XII PT Anugerah Citra Abadi hari ini, Senin (4/6). Mulai dari tingkah lucu anak-anak yang bermain tebak-tebakan bersama Komisaris Utama PT Anugerah Citra Abadi (ACA) hingga tangisan seorang bocah saat diberi santunan oleh orang nomor satu di PT ACA.

Seorang bocah laki-laki dengan polosnya merasa kesulitan saat ditanya siapa nama Komisaris PT ACA oleh Muspika Kecamatan Pakisaji. Karena tak bisa menjawab dan dengan polos hanya menjawab 'tidak tahu'.

Bocah ini mendapat pelukan hangat Komisaris PT ACA karena menangis saat diberi santunan. (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)

Sontak anak ini diminta bertanya langsung kepada si empunya nama. "Ayo coba tanya langsung sama bapak Komisaris ACA," seru salah satu Muspika Kecamatan Pakisaji. Si anak pun menghampiri orang nomor satu di PT ACA ini tanpa ragu.

"Bapak namanya siapa?" tanya si bocah dengan polos.

Iwan pun tidak tersinggung meski bocah tersebut tidak tahu namanya. Yang ada malah Iwan merangkul dan menjawab pertanyaan anak tersebut dengan penuh kasih. "Nama saya Iwan Kurniawan," jawabnya dengan penuh senyuman.

Bocah ini menangis usai mendapat santunan dari Iwan Kurniawan karena terkenang ayahnya yang telah wafat (kiri) (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)

Karena berhasil menjawab pertanyaan dan diberi hadiah oleh Pak Iwan, bocah ini pun menghadiahi Iwan dengan surat Al Fatihah.

Tidak hanya momen lucu itu, ada juga momen mengharukan saat acara penyampaian santunan di Pakisaji. Seorang bocah perempuan yang enggan menyebutkan namanya tiba-tiba menangis saat didapuk menjadi penerima santunan secara simbolik.

Baca Juga : SBY Persembahkan 'Cahaya Dalam Kegelapan', Lagu Bagi Para Pejuang Covid-19

Saat ditanya Iwan mengapa dirinya menangis, bocah tersebut hanya bisa menangis. Lidahnya kelu tak mampu menjawab pertanyaan pengusaha satu ini. Saat diklarifikasi rupanya ayah gadis tersebut baru saja meninggal dunia. Iwan pun merangkulnya, sembari  mengusap air mata anak tersebut.