Pelatih PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese (kiri) didampingi Striker PSIS Aldaier Makatindu (kanan) optimis bisa mengalahkan Arema FC. (Foto: Imam Syafii/ MalangTIMES)
Pelatih PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese (kiri) didampingi Striker PSIS Aldaier Makatindu (kanan) optimis bisa mengalahkan Arema FC. (Foto: Imam Syafii/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - PSIS Semarang akan menghadapi tantangan berat saat melawat ke markas Arema FC pada lanjutan Gojek Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jumat (1/6/2018) malam. Meski demikian mereka bertekad meraih kemenangan. 

Hal itu ditegaskan pelatih PSIS Semarang Vincenzo Alberto Annese yang menginstruksikan anak asuhnya lebih fokus dan bekerja keras dalam menghadapi Arema FC di pertandingan laga away pekan ke-12 itu.

Baca Juga : Jebolan Persema Punya Target Jalani Musim Kedua di Liga 1 Bersama Arema FC

"Jujur kami datang ke sini bukan untuk kalah atau seri, tapi untuk meraih kemenangan. Kami tahu saat ini PSIS dan Arema berada di urutan klasemen di papan bawah, jadi kami perlu kerja keras," kata Vincenzo Alberto, Kamis (31/5/2018).

Menurut Vincenzo bahwa anak asuhnya mampu bisa mengalahkan Arema, meskipun Arema memiliki sejarah nama besar di Indonesia dan pemain yang bagus. 

"Nama besar saja tidak cukup untuk di kompetisi ini, perlu kerja keras tim untuk mengangkat klasemen PSIS," terang pelatih asal Italia itu.

Kemudian dirinya juga mengatakan bahwa jadwal pertandingan kali ini Arema punya keuntungan waktu jeda istirahat lebih lama dua hari dibandingkan tim Mahesa Jenar. 

Tapi bagi dirinya keuntungan itu bukan menjadi alasan bagi timnya untuk menyerah begitu saja.

"Mungkin waktu itu keuntungan yang dimiliki Arema dalam hal latihan, tapi di lapangan nanti sudah berbeda situasinya," tegas pelatih 33 tahun itu.

Lanjut Vincenzo mengungkapkan setiap tim di Liga 1 ini memiliki kekuatan yang hampir merata. Bahkan tim yang berada di papan selisih poinnya dengan juru kunci tidak jauh.

Baca Juga : Lama Tak Terlihat, Striker Lama Arema FC Akan Bergabung

"Poin tim papan atas 20, kami 11 poin. Jadi ketika memenangkan satu pertandingan maka tim itu akan cepat naik ke klasemen atas. Jadi tim siapapun masih bisa menjadi peringkat atas, ini masih sangat terbuka. Intinya kerja keras dan semangat dari dalam hati setiap pemain itu harus ada untuk bisa memenangkan setiap pertandingan," terangnya.

Sementara itu, Striker PSIS Semarang Aldaier Makatindu mengungkapkan persiapan tim sudah matang sesuai intruksi dan strategi dari pelatih.

"Siap tidak siap, kami harus siap menghadapi pertandingan melawan Arema. Tidak ada alasan kami besok untuk kalah," kata Aldaier.

Dirinya mengakui bahwa tim PSIS dan Arema klasemennya sama berada di dasar klasemen atau juru kunci.

"Semoga besok kami dan tim bermain maksimal dan meraih kemenangan," ujarnya.