Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa bersama perwakilan peserta dan pejabat yang hadir dalam Kongres Anak Indonesia XIII membawa dan mengibarkan bendera merah putih. (Foto: Ferry/malangtimes)
Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa bersama perwakilan peserta dan pejabat yang hadir dalam Kongres Anak Indonesia XIII membawa dan mengibarkan bendera merah putih. (Foto: Ferry/malangtimes)

MALANGTIMES - Ada peristiwa mengharukan sekaligus menggetarkan dalam proses penutupan Kongres Anak Indonesia XIII Tahun 2015. Khofifah Indar Parawansa, Menteri Sosial (Mensos) RI mengajak maju duta anak Indonesia, perwakilan masing-masing Provinsi. Termasuk perwakilan Komnas Perlindungan Anak, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Batu turut naik ke atas panggung mengibarkan bendera merah putih diatas panggung.

Khofifah membagikan bendera merah putih kepada mereka yang berada di atas panggung lalu bertanya, "Apakah anak-anak yang ada di Aceh teguh mengibarkan bendera merah putih? Apakah anak-anakku yang ada di Papua teguh mengibarkan bendera merah putih? Apakah anak-anakku yang ada di Bali teguh mengibarkan bendera merah putih‎? Apakah anak-anakku di seluruh Indonesia, apakah kita teguh mengibarkan bendera merah putih‎?," tegasnya, Jumat (7/8/2015).

Setiap pertanyaan Mensos ini dijawab serentak dengan satu kata "Teguh!" oleh seluruh peserta Kongres. setelah itu, Khofifah melanjutkan perkataannya, "Kita semua yang hadir di sini, kalau kita cinta Indonesia, kita cinta merah putih maka kita jaga dan kita bahagiakan anak-anak Indonesia untuk kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia." kata Khofifah.

Selanjutnya, Khofifah juga mengajak untuk meletakkan merah putih di dada sambil menyanyikan lagu‎ "Berkibarlah Benderaku" dengan tangan mengepal. Hal ini direspon segera oleh seluruh hadirin dengan berdiri sambil menyanyikan lagu dengan lantang.

Usai lagu dinyanyikan, Khofifah menutup Kongres Anak Indonesia XIII‎ Tahun 2015 secara resmi. Suasana ini membawa para peserta dan hadirin yang hadir terhanyut dalam suasana penutupan Kongres Anak. (*)