Seto Mulyadi, pemerhati anak saat diwawancarai MALANGTIMES pada Jumat (7/8/2015) sore ini. (Foto: ferry/malangtimes)
Seto Mulyadi, pemerhati anak saat diwawancarai MALANGTIMES pada Jumat (7/8/2015) sore ini. (Foto: ferry/malangtimes)

MALANGTIMES - Seto Mulyadi atau dikenal dengan panggilan Kak Seto, psikolog dan pemerhati anak, mengaku sangat mengapresiasi Kota Batu sebagai tuan rumah Kongres Anak XIII Tahun 2015. Pasalnya, selama ini hanya Kongres Anak yang terbesar hanya digelar di Kota Batu.

"Apresiasi yang sangat tinggi terhadap Kota Batu, yang ini menurut pengalaman saya selama Kongres Anak adalah yang terbesar dan terhebat," akunya, saat ditanya MALANGTIMES, usai penutupan Kongres Anak, Jumat (7/8/2015).

Menurut Kak Seto, apresiasi itu berdasar pertama, karena Kongres Anak di Kota BAtu, terbanyak peserta dari 28 Provinsi‎. Kedua, dua menteri bisa hadir. Hal itu cukup luar biasa," katanya.

Mantan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak ini menyatakan kekaguman atas sambutan dari pemerintah Kota Batu. "Masuk Kota Batu langsung disambut dengan ucapan selamat sampai tiba di sini," katanya.

Lebh lanjut Kak Seto menilai, bahwa tingkat partisipasi pemerintah Kota Batu dan masyarakat sangat tinggi dalam mendukung pelaksanaan Kongres Anak. "Harusnya kan tahun depan, tapi dipercepat saja sudah seperti ini,"  ujarnya. (*)