Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan sambutan sekaligus menutup Kongres Anak XIII Tahun 2015 di Nawangsasi Hall, Hotel Purnama, Kota Batu. (ferry/malangtimes)
Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan sambutan sekaligus menutup Kongres Anak XIII Tahun 2015 di Nawangsasi Hall, Hotel Purnama, Kota Batu. (ferry/malangtimes)

MALANGTIMES - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansyah meminta masyarakat Indoensia untuk menjaga kebahagiaan anak-anak negeri. Jangan sampai anak mengalami kekurangan gizi, mengalami penelantaran, diskriminasi dan kekerasan serta eksploitasi.

Hal itu disampaikan Khofifah dalam penutupan Kongres Anak ke XIII 2015 yang berlangsung di Kota Batu, Jawa Timur, Jumat (7/8/2015). Apa yang disampaikan oleh Khofifah itu adalah pesan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk anak-anak Indonesia. "Jaga dan bahagiakan anak Indonesia," jelas Kofifah menyampaikan pesan Presiden Jokowi.

Menurut Khofifah, jangan sampai ada anak-anak yang tidak bahagia karena tidak bisa sekolah. "Jika ada anak-anak mau masuk sekolah, karena orang tua kemapuannya terbatas, kira-kira dalam keadaan bahagia, tidak? Jelas tidak bahagia?," katanya dihadapan peserta Kongres Anak.

Pemerintah katanya bertanggungjawab untuk membahagiakan anak-anak negeri. Jangan sampai anak-anak Indonesia tidak bisa sekolah. "Suara anak Indonesia di Kongres Anak yang sudah berlangsung ini, akan saya disampaikan kepada Presiden RI secara langsung. Pokoknya, Jangan sampai ada anak negeri tidak bahagia," tegasnya.

Selain itu, Khofifah juga menambahkan, bahwa salah satu agenda Nawacita adalah menyapa masyarakat di negeri ini, di daerah tertinggal terpencil dan luar perbatasan. Khofifah telah mengundang ‎10 Duta Anak Indonesia 2015 untuk hadir dalam perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-70 di Jakarta nantinya. (*)