MALANGTIMES - Melalui acara sambang masyarakat,  baik Bina Desa maupun yang kini sedang dilehat oleh Pemerintah Kabupaten Malang, yaitu Safari Ramadan,  berbagai keluhan dan harapan serta apresiasi kerap tersampaikan. 

Kondisi tersebut tentunya yang diharapkan oleh Pemerintah Kabupaten Malang yang dua periode ini  dipimpin Bupati Dr H Rendra Kresna. Berbagai suara masyarakat tersebut menjadi bahan evaluasi dan strategi pembangunan di Kabupaten Malang. 

Salah satu contoh dengan keberhasilan program yang melebur sekat antara pemimpin dan masyarakat tersebut adalah apresiasi yang terlontor dari kepala desa (kades) Kesambon,  Kecamatan Kesambon,  dalam acara Safari Ramadan putaran pertama,  Senin (21/5/2018) lalu, kepada Pemerintah Kabupaten Malang, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga. Nur Hadi, kades Kasembon yang mewakili masyarakatnya, menyampaikan rasa terima kasih atas berbagai program Pemerintah Kabupaten Malang yang dirasakan manfaatnya secara langsung. 

"Berbagai persoalan di tingkat desa,  misalnya jalan rusak, cepat mendapat respons. Bahkan jalan-jalan yang berlubang kecil pun, tanggapannya cepat. Kami tentu berterimakasih atas respon tersebut. Khususnya kepada dinas PU Bina Marga sebagai leading sektornya, " kata Nur Hadi kepada media. 

Respons cepat tersebut, lanjut Nur Hadi, sebagai bentuk perhatian pemerintah atas persoalan yang ada di tengah masyarakat. "Karenanya kita mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Kabupaten Malang. Berbagai keluhan pun tertampung secara benar  dengan adanya berbagai kegiatan sapa desa ini, " ujarnya. 

Persoalan infrastruktur jalan di Kabupaten Malang memang kerap menjadi sorotan banyak pihak. Luasnya wilayah serta mobilitas tinggi kendaraan serta cuaca sepanjang tahun lalu yang ekstrem membuat berbagai wilayah dihajar kerusakan. Khususnya di berbagai ruas jalan di Kabupaten Malang. 

Hal ini pula yang dibenarkan oleh Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Romdhoni dalam berbagai kesempatan saat ditanya persoalan jalan rusak. "Banyak faktor yang membuat jalan rusak. Tapi dengan hal tersebut,  kita pun terus bergerak. Ibaratnya kita itu serupa kitiran dalam memperbaiki jalan yang ada di Kabupaten Malang," ujarnya kepada MalangTIMES. 

Kerja keras seluruh petugas lapangan Dinas PU Bina Marga dalam melakukan pemeliharaan,  perbaikan jalan serta infrastruktur pendukung jalan sejak awal tahun lalu inilah yang berbuah apresiasi masyarakat Kasembon. 

Apresiasi tersebut,  kata Ramdhoni,  tentunya menggembirakan pihaknya. "Artinya apa yang kami lakukan telah sesuai dengan harapan masyarakat serta visi misi Kabupaten Malang sendiri, " imbuhnya. 

Satu sisi lain,  lanjut Romdhoni, apresiasi masyarakat tersebut sebagai cambuk bagi pihaknya untuk terus bekerja lebih keras dalam mewujudkan harapan masyarakat di bidang infrastruktur jalan. 

"Kami memahami kekurangan yang ada. Tapi hal tersebut bukan jadi halangan kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Ini adalah tantangan bagi kami, " pungkas Romdhoni. (*)