Kajari Kota Malang, Amran Lakoni (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Kajari Kota Malang, Amran Lakoni (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Setelah menjalani pemeriksaan mulai pagi hingga sore hari, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang melakukan penahanan terhadap Kepala Bidang (Kabid) Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, M Syamsul Arifin.

Baca Juga : Polisi Akui Kejahatan Jalanan Kota Malang Meningkat Usai Program Asimilasi

Penahanan terhadap Syamsul terjadi setelah ia ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi retribusi parkir.

"Ya kami memang menahan Kabid Parkir Dishub Kota Malang setelah melalui proses pemeriksaan dan menetapkan oknum tersebut sebagai tersangka," jelas Amran Lakoni, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Malang (7/5/2018).

"Usai pemeriksaan, sekitar pukul 15.00 wib, ia langsung ditetapkan menjadi tersangka dan langsung dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lowokwaru dengan pengawalan petugas," tambahnya.

Kasus tersebut diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat. Dari laporan tersebut, selanjutnya dilakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa saksi. 

Baca Juga : Jambret Mulai Marak, Korbannya Para Ibu yang Sedang Belanja

Sampai akhirnya didapatkan hasil terdapat selisih retribusi parkir yang harusnya masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang, namun tidak jelas jluntrungannya.

"Enam saksi sudah diperiksa, ada yang dari Dishub Kota Malang salah satunya Syamsul, ada juga instansi lain, dan ada juga yang dari pihak luar. Adanya selisih angka tersebut, terjadi dalam kurun waktu dua tahun. Yakni mulai tahun 2015 sampai 2016," terangnya.

Untuk selanjutnya, Kejaksaan akan segera melengkapi berkas-berkas terkait kasus tersebut hingga nantinya berkas P21. Setelah itu, bisa segera dilakukan persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).