Surat resmi ajakan bergabung dari tim pemenangan SAE untuk DPD Perindo Kota Malang (Foto : Istimewa)
Surat resmi ajakan bergabung dari tim pemenangan SAE untuk DPD Perindo Kota Malang (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Tim pemenangan pasangan calon Wali Kota Malang nomor urut tiga atau yang dikenal dengan jargon SAE kembali menggali dukungan. Kali ini, tim yang mengusung Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko itu berkirim surat kepada DPD Perindo Kota Malang.

Baca Juga : Ini Jawaban Ustaz Yusuf Mansur saat Ditanya Apakah Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Surat tertanggal 30 April 2018 itu berisi sebuah ajakan dari tim SAE terhadap DPD Perindo untuk turut serta memenangkan pasangan Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko.

"Dengan surat ini kami selaku Koordinator Kota SAE mengajak pimpinan DPD Perindo Kota Malang untuk bergabung bersama kami dalam memenangkan H. Sutiaji - Ir. Sofyan Edi Jarwoko dalam Pilkada 2018. Sehubungan dengan hal tersebut kami mengajukan pertemuan terbatas dalam waktu dekat ini," bunyi surat yang ditandatangani Ketua Tim Sukses SAE, Noor Wahyudi.

Ketika dikonfirmasi, Wahyudi pun membenarkan adanya pengiriman surat tersebut. Menurutnya, ajakan bertemu secara resmi itu sengaja dibuat untuk menarik lebih banyak lagi dukungan bagi kemenangan SAE.

Lantaran sebelumnya, PAC PPP Sukun juga sudah mendeklarasikam dukungannya terhadap SAE terlebih dulu.

"Kan ini meminta dukungan dan untuk kepentingan Kota Malang juga ke depannya. Apa salahnya, kan tidak menyalahi aturan," terangnya pada MalangTIMES, (3/5).

Dia pun menyampaikan jika selain Perindo, SAE juga menghimpun dukungan dari partai lain. Terutama partai yang memang tidak menjadi partai pendukung untuk paslon lain. Sehingga, hal itu tidak menyalahi aturan yang tekah dibuat.

Sebab jika partai pengusung atau partai pendukung yang akan menarik dukungannya terhadap paslon akan mendapat sanksi berat dari KPU. Salah satunya adalah denda dengan nominal mencapai Rp 3 Miliar.

"Kalau Perindo kan sebelumnya hanya memberi dukungan partai saja dengan paslon yang lain. Jadi mereka bebas akan memberikan dukungannya ke siapa saja," ujarnya.

Dia pun optimis, surat ajakan yang dikirimkan tersebut akan mendapatkan jawaban positif. Termasuk juga dengan partai lain yang sudah menjalani komunikasi secara intensif dengan tim pemenangan SAE.

Namun saat ditanya lebih dalam partai mana saja yang sudah diajak berkomunikasi memberikan dukungannya untuk SAE, Wahyudi enggan membeberkan secara gamblang. Dia hanya menyampaikan jika sudah berkomunikasi dengan berbagai partai.

Baca Juga : Dewan Dorong Pemkot Malang Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

"Kalau sudah dapat lampu hijau saya kabari. Kan banyak itu partai di Kota Malang," urainya lagi.

Terpisah, Ketua DPD Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly menyampaikan jika pihaknya menghormati keputusan tim SAE untuk mengajak Perindo bergabung. Dalm surat jawaban untuk tim SAE, Perindo bersedia melakukan diskusi terbatas di kantor DPD Perindo pada akhir pekan ini.

"Kami hormati ajakan tersebut. Karena kami menilai semua pasti muaranya untuk kebaikan Kota Malang," terangnya.

Setelah berdiskusi dengan pengurus juga DPP Perindo, menurutnya partai tidak keberatan untuk melakukan diskusi. Rencananya, ia sendiri juga akan turut dalam diskusi tersebut.

Meski begitu, ia menegaskan jika seluruh keputusan nantinya berada di tangan partai. Sehingga ia tidak dapat memastikan apakah ajakan tersebut dapat dijalankan atau tidak.

"Kalau sekadar diskusi ya monggo (silahkan;red) saja, kan tidak ada yang salah," urainya.

Sementara itu, dalam surat jawaban yang disampaikan untuk tim SAE, DPD Perindo memberi jawaban jika pertemuan antara ke dua partai tersebut dapat dilakukan pada Minggu (6/5/2018) mendatang, dan bertempat di kantor DPD Perindo Kota Malang.

"Menjawab surat saudara pada tanggal 30 April 2018, bahwa di dalam Partai Perindo tentunya ada mekanisme yang harus kami lakukan. Oleh karena itu kami menyediakan waktu untuk berdialog dan berdiskusi pada Hari Minggu, 6 Mei 2018, pukul 19.00 WIB dan bertempat di DPD Perindo Kota Malang (Jl. HOS Cokroaminoto 28 Malang)," isi surat jawaban DPD Perindo, tertanggal 2 Mei 2018.