MALANGTIMES - Musim pancaroba mulai datang disertai dengan angin kencang. Kondisi alam tersebut tentunya patut diwaspadai masyarakat, baik dari  sisi kesehatan maupun keselamatan jiwa, terutama bagi pengendara di jalan raya yang kiri kanannya ditumbuhi pohon-pohon besar.

Di wilayah Kepanjen,  misalnya. Kondisi angin dan kemarau yang mulai datang  cukup rawan dengan keberadaan pohon di pinggir jalan yang bisa roboh.  

Seperti diketahui,  dalam tahun 2018 ini,  beberapa pohon di wilayah Kepanjen serta sekitarnya bertumbangan. Ada yang menyebabkan korban pengendara dan lainnya hanya membuat akses jalan tertutup dengan tumbangnya pepohonan. Terakhir,  Minggu (29/04) kemarin,  pohon tumbang terjadi di Kepanjen. Tepatnya di depan Kantor Kecamatan Kepanjen. 

Hal inilah yang membuat Muspika Kecamatan Kepanjen berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang untuk melakukan pengecekan di berbagai ruas jalan yang ditumbuhi pepohonan besar. 

"Ini kita sedang melihat pepohonan yang mungkin bisa mengganggu kabel listrik. Sekaligus melakukan pengecekan bila terjadi sesuatu, " kata Agus Hari Wahyudi, kasi trantib Kecamatan Kepanjen,  Senin (30/04) saat ditemui di depan Pasar Besar Kepanjen. 

Agus melanjutkan, Kecamatan Kepanjen memang melakukan koordinasi dengan UPT Bina Marga dalam persoalan cuaca saat ini yang berkaitan dengan tingkat kerawanan pohon tumbang. "Bina Marga memiliki peralatan untuk melakukan perawatan dan pemotongan dahan atau ranting pepohonan besar. Ini sebagai upaya pencegahan saja, " ujarnya. 

Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang merespons upaya-upaya tersebut. Pihaknya selalu siap bersama M muspika kecamatan untuk melakukan penyisiran di berbagai jalan di wilayah Kepanjen ataupun lainnya. 

Hal ini disampaikan Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Romdhoni yang menegaskan, pihak Muspika bisa berkoordinasi dengan UPT yang ada di wilayahnya masing-masing. 

"Tentunya kami merespons baik. Apalagi ini untuk kepentingan dan keselamatan masyarakat juga. Silahkan koordinasi dengan UPT yang ada di wilayah masing-masing," ujar dia. 

Romdhoni melanjutkan, masyarakat pun bisa berperan aktif dalam melakukan pengawasan dan pelaporan apabila ada pohon tumbang atau beresiko besar bagi warga. 

"Silahkan lapor ke kami,  sehingga kita bisa meresponnya dengan cepat. Kini juga ada Command Center yang diperuntukkan masyarakat untuk ikut serta melaporkan hal-hal yang terjadi di wilayahnya," pungkasnya. (*)