Selangkah lagi KEK Singosari disetujui Dewan KEK RI, sektor pariwisata siap menyambutnya (dok MalangTIMES)
Selangkah lagi KEK Singosari disetujui Dewan KEK RI, sektor pariwisata siap menyambutnya (dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Setelah cukup panjang,  proses persetujuan Pemerintah Pusat atas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari,  menemukan titik terang. 

Pemerintah Pusat melalui Dewan Nasional KEK telah melakukan kajian mendalam terhadap pengajuan Singosari menjadi bagian dari KEK yang telah ada. "Tinggal satu langkah lagi di tingkat menteri persetujuannya. Kita optimis KEK Singosari akan disetujui oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sebagai Ketua Dewan KEK RI, " kata Tomie Herawanto Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappenda) Kabupaten Malang, Jumat (27/04). 

Tentunya,  apabila persetujuan tersebut telah keluar,  akan merubah wajah Singosari saat ini. Efek multiplayer dengan adanya KEK Singosari juga akan berimbas pada salah satu program strategis Kabupaten Malang di sektor pariwisata. 

Seperti diketahui,  Dewan KEK RI memiliki target dalam pembentukan KEK Pariwisata. Dari data yang  ada di awal tahun 2018 sudah ada sekitar 30 usulan dari berbagai daerah untuk menjadi kawasan pariwisata. 

Persetujuan Dewan KEK RI atas Singosari, tentu akan berdampak signifikan terhadap destinasi wisata yang selama ini ada dan hidup di dalamnya. "Tentunya kita menyambut gembira adanya persetujuan tersebut. Dari sisi pariwisata tentu akan semakin terdongkrak dengan adanya KEK Singosari, " kata Made Arya Wedanthara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang.  

Made Arya menjelaskan,  KEK Singosari akan menambah dan melengkapi  destinasi wisata yang ada di wilayah bersejarah dalam perkembangan Malang ini. "Akan semakin memperkaya sektor pariwisata. Eksesnya adalah semakin meningkatnya kesejahteraan masyarakat dengan adanya KEK Singosari, " ujarnya kepada MalangTIMES. 

Ekses tersebut didasarkan pada konsep KEK di suatu wilayah yang telah disetujui oleh pusat.  Dimana zona pariwisata dalam KEK akan bersifat integral dan nantinya secara konsep  diperuntukkan bagi kegiatan usaha pariwisata. Dalam  mendukung penyelenggaraan hiburan dan rekreasi, pertemuan, perjalanan insentif dan pameran serta kegiatan yang terkait dengan kepariwisataan. 

Selain hal tersebut,  Singosari yang memiliki destinasi wisata sejarah dengan berbagai peninggalan berbentuk candi,  arca,  petirtan dan lainnya. Bisa semakin dikembangkan menjadi  wilayah pendidikan pariwisata seperti vokasi serta research and development. 

"Lewat pendidikan pariwisata akan menciptakan tenaga kerja berkualitas. Nanti efeknya adalah kepada pemberdayaan masyarakat lokal yang bisa berkontribusi pada sektor pariwisata, " ujar Made Arya. 

Made pun menyatakan,  pengembangan kawasan pariwisata di Singosari tetap berwawasan lingkungan. Seperti program kerja strategis Kabupaten Malang yaitu dalam lingkungan hidup. 

"Tetap berbasis lingkungan,  karenanya dengan adanya KEK sesuai konsep pariwisata pembangunannya di titik yang menjadi supporting area. Bukan di atraksinya, " pungkas Made.