Banner yang terdapat kalimat dan gambar Eddy Rumpoko yang terpasang dipanggung Alun-Alun Kota Batu, Jumat (27/4/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Banner yang terdapat kalimat dan gambar Eddy Rumpoko yang terpasang dipanggung Alun-Alun Kota Batu, Jumat (27/4/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)


Editor

Heryanto


BATUTIMES - ‘Kenali Dia, Jadikan Dia Sahabat, Saudara dan Bapak yang tidak kenal lelah dengarkanmu’. Kalimat itu terpampang dalam banner yang cukup besar di Alun-Alun Kota Batu, Jumat (27/4/3018).

Banner itu dipersembahkan oleh Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menamakan diri Pelaku Niaga Sipil (PNS) Alun-Alun Kota Batu kepada Mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (ER).

Poster itu sebagai pengingat kepada masyarakat Kota Batu atas jasa ER selama menjabat Wali Kota Batu dua periode.

ER telah mengizinkan sejumlah 138 PKL mencari nafkah di Alun-Alun Kota Batu. “Sahabat tidak pernah berkhianat,” ungkap Ketua Pelaku Niaga Sipil Kota Batu, Puspita Herdisari kepada BatuTIMES, Jumat (27/4/2018).

Ia menjelaskan sejak Alun-Alun Kota Batu dirombak mendatangkan rezeki bagi para PKL. Dengan demikian para PKL ini diberi kesempatan mengais rezeki di sini.

“Kalau alun-alun ini enggak dirombak mungkin kita enggak bisa cari nafkah. Karena itu kita sangat berterima kasih,” imbuhnya.

Menurutnya, para pedagang dengan Eddy Rumpoko sangat dekat hingga bisa berkeluh kesah dan diterima keluhan tersebut.

“Jujur kami sangat dekat, bisa berkeluh kesah dan diterima oleh beliau. Tiba-tiba mendadak biasanya sekadar ngopi dan nongkrong, masih teringat dalam benak saya,” ujar Puspita.

Bagi ke 138 PKL itu sosok ER sudah menjadi sahabat bagi mereka karena telah mendengarkan keluh kesah selama ini. Karena itu, banner itu sebagai upaya agar masyarakat tidak lupa dengan jasa ER yang telah membangun Kota Batu hingga maju dan dikenal.

“Iya, banner ini kami pasang karena sosok beliau seorang bapak, saudara, sahabat dan jasanya perlu diingat oleh masyarakat. Tanpa beliau Kota Batu tidak bisa seperti ini,” katanya.

Rasa terima kasih itu juga diungkapkan setiap kali mereka hadir dalam sidang ER. Karena itu usai sidang vonis itu ER berterima kasih kepada mereka para PKL Alun-Akun Kota Batu yang telah mendampinginya. 

“Kalau selama ini kita hanya bisa support dalam bentuk kehadiran dalam setiap sidang. Terlalu banyak jasa bapak yg kita rasakan. Harapan saya dan yang lain sebenarnya adalah vonis bebas buat beliau, tapi apapun yang diputuskan tadi tidak membuat kami kehilangan rasa hormat kami kepada beliau, terimakasih kami selalu dianggap oleh beliau,” tambah Puspita.

“Tidak bisa dipungkiri peran beliau pada Kota Batu ini sungguh luar biasa,” imbuhnya.

Harapannya di tangan Kepemimpinan Wali Kita Batu Dewanti Rumpoko kebijakan ER selama ini tetap diperjuangkan. Salah satunya, membiarkan para PKL mencari nafkah di Alun-Alun Kota Batu, hingga tempat relokasi benar-benar terealisasi.

“Kami menggantungkan nasib 138 kepala keluarga yang saat ini mencari rejeki di Alun-Alun Kota Batu. Kami berharap pemerintahan saat ini mengizinkan kami berjualan sampai tempat relokasi terealisasi,” tutupnya.

End of content

No more pages to load