Calon Wakil Wali Kota Malang Syamsul Mahmud saat mengunjungi Abah Anton usai menjalani operasi di Jakarta. (Foto: Istimewa)
Calon Wakil Wali Kota Malang Syamsul Mahmud saat mengunjungi Abah Anton usai menjalani operasi di Jakarta. (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Tak hanya menjalani proses hukum, Wali Kota Malang (nonaktif) Moch Anton saat ini juga diuji sakit. Pekan lalu, pria yang juga kembali mencalonkan sebagai wali kota periode 2018-2023 itu menjalani operasi di salah satu rumah sakit di Jakarta. Di tengah sakitnya, Anton masih terus memperhatikan kondisi Kota Malang.

Media berjejaring terbesar di Indonesia, MalangTIMES mendapatkan video saat Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 2 Syamsul Mahmud mengunjungi Anton. Dalam video itu, Anton tampak khusuk berdoa. Beberapa pengunjung juga mengamini doa-doa Anton.

Pada MalangTIMES, Syamsul Mahmud mengungkapkan bahwa saat ini kondisi Anton sudah mulai membaik. "Pekan lalu Abah (panggilan akrab Anton) operasi kecil, dirawat sampai Minggu (15/4/2018) dan pekan ini sudah kembali menjalani proses hukum di KPK lagi," ujar Syamsul. Seperti diketahui, Anton disangkakan memberi janji hadiah pada sejumlah anggota DPRD Kota Malang pada tahun anggaran 2015 lalu.

Meski demikian, menurut Syamsul hingga saat ini Anton masih terus melakukan kontrol rutin pasca operasi yang dijalani. "Sebetulnya sakit itu sudah lama, tapi tidak diperhatikan karena kesibukan Abah sebagai wali kota. Tapi karena kelelahan saat kampanye, oleh dokter disarankan untuk segera operasi. Ternyata harus di Jakarta," terangnya.

"Saat sakit Abah juga masih bertanya tentang kondisi Kota Malang. Beliau mengajak berdoa bersama, utamanya untuk kota dan masyarakat, juga agar tim ASIK diberi kemudahan oleh Allah," paparnya. Seperti diketahui, Anton dan Syamsul sebagai pasangan calon pemimpin Kota Malang mengusung jargon ASIK APIK. Jargon paslon nomor urut dua itu merupakan jabaran visi dan misi yang merupakan kependekan dari Anton-Syamsul Idola Kita, Agamis-Progesif-Inklusif-Kreatif.

Meski tidak banyak (komunikasi) karena masih dalam tahap pemulihan, lanjut Syamsul, dia mengaku sempat mengobrol dengan Anton. Salah satunya agar tim tetap semangat. "Abah tetap support perjuangan tim yang di Malang jangan sampai hilang semangat," urai pria yang juga Sekretaris REI Malang itu.


"Beliau titip salam juga untuk seluruh masyarakat dan minta maaf jika selama ini ada kekurangan. Manusia tidak lepas dari kesalahan. Mungkin yang kemarin kurang tegas, ke depan akan lebih tegas dan lebih baik lagi," tambahnya. Anton juga sempat menyemangati seluruh aparatur sipil negara yang menjadi penggawanya selama lima tahun berjalan. Terutama agar kinerja pelayanan publik tidak sampai terganggu dan mengorbankan kepentingan masyarakat. 

Syamsul juga mengaku mendapatkan pesan khusus, agar meneruskan program-program positif yang selama ini dijalankan. "Abah percaya tim di Malang tetap solid. Masyarakat juga masih terus memberi dukungan karena telah merasakan sendiri kepemimpinan Abah yang berpihak pada wong cilik," pungkasnya.