Calon Wakil Wali Kota Malang dari Paslon SAE, Sofyan Edy Jarwoko (depan paling kiri) saat bersilaturrahmi dengan warga Kota Malang, Kamis (19/4/2018) (Foto : Istimewa)
Calon Wakil Wali Kota Malang dari Paslon SAE, Sofyan Edy Jarwoko (depan paling kiri) saat bersilaturrahmi dengan warga Kota Malang, Kamis (19/4/2018) (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Kemacetan lalu lintas masih menjadi keluhan masyarakat Kota Malang hingga saat ini. Hal ini pula yang disampaikan kepada pasangan calon Sutiaji - Sofyan Edi (SAE) saat melakukan silaturahim dialogis di berbagai wilayah Kota Malang.

Hingga memasuki minggu ke sembilan kampanye Pilkada Kota Malang 2018 masalah kemacetan kerap mengemuka. Hal ini yang disampaikan masyarakat kepada Calon Wakil Walikota Malang Edi Jarwoko saat berdialog dengan warga Tlogomas, Lowowaru, Malang, Rabu petang (18 April 2018).

Merespons curahan hati warga Tlogomas ini Bung Edi mengatakan, program Tri Prasetya telah merencanakan empat solusi utuk mengatasi kemacetan lalu lintas baik yang terjadi di dalam maupun di perbatasan Kota Malang. 
    
Keempat strategi ini meliputi, Traffic Engineering, Traffic Management, Transport Management, dan Rekayasa Jalan Raya.

Traffic Engineering yaitu rekayasa lalu lintas dengan sistem pengendalian terpadu. Traffic Management yaitu menerapkan pengelolaan lalu lintas bersama dengan pihak pengusaha swasta terkait.

Transport Management yaitu menata kembali area padat lalu lintas yang sering menjadi simpul kemacetan. Rekayasa jalan raya yaitu membuat jalan lingkar luar Kota Malang.
 
Untuk itu regulasi yag mengatur tentang tatakelola lalu lintas akan ditinjau ulang bersama para ahli tata ruang dan lingkungan serta stakeholders terkait dengan angkutan jalan raya.

"Kami akan kaji ulang seluruh regulasi yang terkait dengan kemacetan lalu lintas di Kota Malang," jelas Bung Edi, sapaan akrab Calon Wakil Wali Kota Malang dari SAE.

Untuk mengurai benang kusut persoalan kemacetan di Kota Malang, lanjutnya, pemerintah harus membuat terobosan-terobosan kebijakan agar persoalan yang menjadi keluhan masyarakat selama ini bisa segera terpecahkan.

"Pemerintah memang harus berani mengambil terobosan kebijakan agar persoalan ini tidak berlarut-larut," pungkasnya.