Emas Muda Dominasi Pasar Perhiasan

Karyawan Toko Emas Bulan Purnama menunjukkan sebagian desain gelang emas muda. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Karyawan Toko Emas Bulan Purnama menunjukkan sebagian desain gelang emas muda. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Setelah mulai dipasarkan sejak satu dekade terakhir, penjualan emas muda kian mendominasi pasaran perhiasan emas. Selain harganya yang murah, desainnya yang lebih beragam membuat emas muda paling diminati meski kadarnya lebih rendah daripada emas tua atau yang kadarnya sekitar 70 persen.

Karyawan Toko Emas Bulan Purnama, Yuli A., mengungkapkan, pada triwulan pertama tahun 2018, permintaan masyarakat terhadap emas cenderung turun. Namun emas muda dengan kadar 30 persen dan 37,5 persen masih menjadi primadona, khususnya cincin dan gelang.

"Dalam hukum ekonomi, jika ada kenaikan barang dan jasa, otomatis berpengaruh ke permintaan. Kalau harga naik, permintaan turun. Sehingga banyak orang yang lebih memilih emas muda karena harganya lebih terjangkau," kata Yuli.

Harga emas muda saat ini berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 320 ribu per gram. Harganya lebih terjangkau dibandingkan emas tua dengan kadar 70 persen yang mencapai di atas Rp 500 ribu per gram. Harga emas muda yang lebih terjangkau membuat masyarakat banyak membeli untuk investasi atau tabungan. 

"Penjualan emas muda jauh lebih banyak. Perbandingan per hari misalnya, emas muda bisa terjual sekitar 20 item, sedangkan emas 70 persen hanya tiga item," ungkap Yuli.

Untuk diketahui, emas muda merupakan perhiasan yang menggunakan campuran emas lebih sedikit dibandingkan campuran logam laon saat dibentuk menjadi perhiasan emas. Sedangkan emas tua memiliki kandungan emas lebih banyak daripada campuran lainnya ketika dibentuk menjadi perhiasan emas. 

Hal itulah yang menyebabkan harga emas muda lebih terjangkau dibandingkan emas tua. "Selain itu, karena ada campuran, lebih mudah diproses dengan desain yang rumit. Itu juga menarik minat pembeli perempuan yang ingin bergaya," tambahnya. 

Hal senada disampaikan pengelola Toko Emas Gemilang, Lita, yang mengatakan bahwa perhiasan emas muda banyak dicari. Utamanya di momen-momen menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

"Biasanya deket puasa gini mulai banyak yang cari. Yang sedang tren saat ini emas muda yang dipadukan dengan black stone (batu hitam)," ujarnya saat ditemui di kawasan Pasar Besar Malang. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top