Antisipasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Dinas Perdagangan Minta Tambahan Pasokan

MALANGTIMES -  Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang minta tambahan pasokan elpiji ke Pertamina Wilayah Jatim. Permintaan yang diajukan melalui surat itu untuk mengatasi kelangkaan tabung elpiji 3 kg yang belakangan terjadi di kawasan Kota Malang

Kepala Disdag Kota Malang, Wahyu Setianto melalui Kasi Tertib Niaga, Eka Wulantari menungkapkan,  pihaknya telah mengirimkan surat permintaan kepada Pertamina. Hasilnya, pada tanggal 5 April 2018, telah dilakukan penambahan jumlah stok. 

"Jumlah yang ditambah sekitar 37,880 tabung dan suadh disalurkan. Kalau jumlah sebelumnya ada datanya cuma tidak hafal datanya," terangnya

Lanjutnya, penambahan ini, dilakukan untuk mengantisipasi kembali adanya kelangkaaan seperti kabar yang tersebar di media massa maupun media sosial. Dari pihak Pertamina sendiri mengatakan bahwa sebenarnya pasokan normal.

"Kan beberapa waktu lalu kabarnya sempat ada kelangkaan, tapi nggak tau kok begitu, dari Pertamina normal sebenarnya," jelasnya

Beberapa waktu lalu, Disdag Kota Malang juga sempat melalukan sosialisasi kepada masyarakat terkait elpiji. Hak tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan di Bali dengan Kementrian Migas.

" Itu rencananya memang tabung 3 kg diperuntukkan benar-benar untuk warga miskin. Tapi itu masih proses," bebernya

Lanjut Eka, dalam mekanisme untuk perencanaan program tersebut, nantinya akan bekerja sama dengan Kementrian Sosial sebagai leading sector. Tujuannya supaya program berjalan tepat sasaran. 

"Nanti akan pakai kartu untuk bisa mendapatkan tabung 3 kg. Kartu itu dari Kemensos. Dengan demikiian benar-benar tepat sasaran. Sementara yang tidak memegang kartu rencananya akan dialihkan ke gas yang 5 kg warna pink itu, "pungkasnya

Top