Syamsul Mahmud (paling kiri) saat pembacaan doa memulai pengajian rutin malam Jumat Legi di kediaman Abah Anton (Iim Hardian/MALANGTIMES)
Syamsul Mahmud (paling kiri) saat pembacaan doa memulai pengajian rutin malam Jumat Legi di kediaman Abah Anton (Iim Hardian/MALANGTIMES)

MALANGTIMES - Sosok Wali Kota Malang (nonaktif) Moch. Anton di mata masyarakatnya begitu lekat hingga ke hati. Hal tersebut terlihat saat pasangannya dalam Pilkada Kota Malang 2018, Syamsul Mahmud, membacakan surat yang ditulis Abah Anton dalam pengajian rutin malam Jumat Legi kemarin malam.  

Dalam pengajian rutin yang berlangsung di kediaman Abah Anton di Tlogomas itu, seorang wanita menangis terharu mendengar bunyi surat Abah Anton yang dikirim dari tahanan KPK. Seperti diketahui, Abah Anton ditahan KPK karena diduga terlibat tindak penyuapan terhadap anggota DPRD Kota Malang dalam pengesahan APBD Perubahan 2015.

Jamaah wanita itu mengaku bernama Miati. Datang bersama rombongan dari Arjosari untuk mengikuti pengajian. 

Saat Syamsul Mahmud membacakan surat dari Abah Anton, wanita 57 tahun yang duduk tepat di samping panggung tersebut meneteskan air mata. Beberapa kali Miati mengusap air matanya yang jatuh.  

Ibu Miati saat air matanya mulai keluar setelah mendengarkan Syamsul Mahmud membacakan surat dari Abah Anton (Iim Hardian/MALANGTIMES)

Ketika ditemui MalangTIMES, Miati mengaku sangat terharu dengan apa yang dialami Abah Anton. Dia menganggap suami Dewi Farida Suryani tersebut adalah orang baik. 

"Saya terharu karena Abah Anton itu orangnya baik. Sejak menjadi wali kota, orangnya tidak macam-macam. Ke masyarakat juga ramah," ungkapnya. 

Sambil melipat alas yang digunakan untuk duduk, Miati juga mengatakan bahwa dirinya dari dulu selalu mengikuti pengajian yang digelar di kediaman Abah Anton. Terakhir Miati menyampaikan harapannya agar Abah Anton bisa cepat keluar dari permasalahan yang menimpanya. "Harapan saya cepat selesai dan cepat pulang kembali. Selain itu, saya juga berharap beliau menjadi wali kota lagi," pungkasnya. (*)