Pasangan SAE saat mengunjungi karyawan PT Grendel. (ist)
Pasangan SAE saat mengunjungi karyawan PT Grendel. (ist)

MALANGTIMES - Ada komitmen menarik yang dilontarkan calon wali kota Malang Sutiaji dan calon wakil wali kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat mengunjungi seribuan karyawan pabrik rokok PT Grendel. Mereka berjanji mengupayakan tak ada lagi penolakan warga oleh rumah sakit ketika berobat.

“Malang Bermartabat pada dasarnya adalah memanusiakan manusia dalam segala aspek. Tahun depan 2019, misalnya,  tidak boleh ada lagi warga kota yang ditolak berobat oleh rumah sakit Malang,” tegas Sutiaji 

Menurut dia, 400.000 warga Kota Malang saat ini masih belum ter-cover jaminan kesehatan. Karena itu, SAE akan meng-cover masyarakat yang belum terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan. 

"Dengan begitu, masyarakat bisa berobat  secara gratis ke rumah sakit. Tidak ada lagi penolakan-penolakan. Masyarakat yang sakit tetap bisa tertangani," tandas Sutiaji.

Jika ikut BPJS Kesehatan, nantinya mekanisme dalam pembayaran premi atau iuran BPJS akan dibayar oleh pemerintah. Jadi, masyarakat kurang mampu bisa tetap menerima layanan kesehatan. "Dengan fasilitas rumah sakit daerah setara kelas 3, premi untuk ini dibayar pemerintah dari APBD kota Malang. Tidak peduli kaya atau miskin. Tapi nantinya pasti akan didata lagi, untuk siapa warga yang pantas mendapatkan BPJS dan di-cover oleh pemerintah," ungkap Sutiaji.

Selain itu, jika pihaknya terpilih, Sutiaji juga akan melakukan penyediaan fasilitas-fasilitas kesehatan yang akan tersebar di lima kecamatan di Kota Malang seperti mobil ambulans. "Ambulans nantinya akan mobile ke kampung-kampung untuk menjemput warga yang sakit dan memerlukan tindakan medis yang darurat," pungkasnya. (*)