Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan kuis berhadiah sepeda di Kota Malang. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan kuis berhadiah sepeda di Kota Malang. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Ada satu yang khas dilakukan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan kunjungan kerja ke daerah. Termasuk saat hari ini (28/3/2018) di Kota Malang, Jokowi tak lupa bagi-bagi sepeda angin atau onthel pada masyarakat. 

Yang seru, adalah interaksi tanya jawab langsung antara orang nomor satu di Indonesia itu dengan rakyatnya. Seperti di GOR Ken Arok, Kedungkandang dalam agenda Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat.

Ada tiga warga Malang Raya yang beruntung membawa pulang bingkisan khas dari presiden itu. Tentunya, setelah berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan Jokowi.

Pada awalnya, Jokowi meminta maju warga yang hapal teks Pancasila, nama-nama pulau, serta nama-nama suku bangsa di Indonesia. Tiga orang maju ke panggung, satu laki-laki dan dua perempuan.

Suliana, warga Kelurahan Tlogomas, Kota Malang menjawab pertanyaan pertama dengan lancar. Dia melafalkan satu per satu butir Pancasila dengan lantang.

Penonton pun tepuk tangan meriah. Saat Suliana akan mengambil hadiahnya, pria yang berada di sisi Jokowi tampak melihat berlalunya peserta pertama itu dengan penasaran. Tiba-tiba, dia tampak terkejut saat diingatkan oleh presiden.

"Bapak nggak usah nengok-nengok, nanti dapat juga," ujar Jokowi dengan nada canda. Ribuan warga yang hadir pun lantas ger-geran. 

Pria tersebut memperkenalkan diri sebagai Sukamto, dari Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Kamto diminta menyebutkan nama-nama pulau di antara 17 ribu yang ada di wilayah Indonesia. Yang pertama hingga ke lima, Kamto menyebut lancar. "Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Bali," ucapnya sembari dihitung oleh presiden. 

Pulau keenam, Kamto menyebut Papua New Guinea. Sorak warga lain yang riuh membuatnya sadar kalau jawaban itu salah, lantas buru-buru meralat. "Irian Jaya, eh, Papua Barat," ucapnya yang lalu dijawab Jokowi bahwa nama Irian Jaya tidak lagi digunakan.  

Dia kembali menjawab salah dengan menyebut Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai nama pulau. Jawaban yang kembali salah itu membuatnya musti cepat berpikir nama pulau lain.

"Pulau Sempu," ucapnya spontan. Sontak tepuk tangan riuh diberikan seluruh warga atas jawaban itu. Jokowi yang tidak akrab dengan nama itu pun bertanya. "Sempu ada di sini?" dan dijawab serentak bahwa pulau di Kabupaten Malang itu memang ada. 

"Saya kan 17 ribu pulau juga nggak hapal semua. Yang terakhir saya bantu, pulau di atas Surabaya itu apa?" tanya Jokowi yang dijawab langsung oleh Kamto. "Madura," ucapnya lalu dipersilahkan mengambil sepeda.

Yang terakhir, giliran Mariyati Wahyuningsih yang diminta menyebutkan tujuh di antara 712 suku di Indonesia. Perempuan tersebut menjawab dengan lancar. "Batak, Bugis, Jawa, Sunda, Badui, Madura, Dayak, Asmat," ucapnya hingga nama suku kedelapan. 

Tapi karena presiden tampak masih menunggu, Mariyati meminta waktu sejenak. "Sebentar saya mikir dulu, grogi di dekat Pak Presiden. Ada Tengger, jadi berapa Pak?" pungkasnya saat sampai hitungan kesepuluh. "Ya saya hitung saja semua," ucap Presiden Jokowi.