Sutiaji saat berkunjung ke kawasan Ketawanggede (Istimewa)
Sutiaji saat berkunjung ke kawasan Ketawanggede (Istimewa)

MALANGTIMES - Kepedulian terhadap Kota Malang, ditujukkan Calon Wali Kota Malang dari Pasangan SAE, Sutiaji dengan mengajak masyarakat meminimalisir Golput saat Pilkada 2018 di Kota Malang pada 27 Juni nanti.

Ajakan tersebut disampaikan Sutiaji saat blusukan ke  Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, dan juga saat melakukan blusukan di Kampung Putih.

“Mohon gunakan hak suara bapak-ibu sekalian dengan baik dan bijak, jangan sampai golput, karena itu tidak Sae”, ujar Calon Wali Kota Malang Sutiaji, Senin (26/3/2018).

“Dengan menggunakan hak pilih panjenengan berarti Anda merupakan warga negara yang ikut berperan aktif membangun demokrasi, memilih pemimpin dengan bebas, tanpa tekanan, semua didasari oleh kejujuran, niat baik, demi mewujudkan Kota Malang yang lebih baik, dan lebih bermartabat," tambah Sutiaji.

Lanjut Sutiaji, masa depan Kota Malang bergantung  kepada pilihan masyarakat, sehingga satu suara sangatlah berharga bagi masa depan Kota Malang.

"Untuk itu, semua harus ikut berperan serta dalam menyukseskan dan menyosialisasikan Pilkada Kota Malang," jelasnya.

Ditambahkan, para pemilih  pemula juga harus gencar diberikan sosialisasi. Sebab, saat ini jumlahnya memang begitu banyak. Mereka harus berperan dalam mengunakan hak demokrasi memilih diantara tiga paslon yang berkompetisi. 

"Untuk itu, sosialisasi ini begitu penting mengenalkan kepada masyarakat untuk memahami sosok calon pemimpin, visi, misi dan dan program yang diusung agar bisa menentukan pilihan untuk Kota Malang lebih baik," pungkasnya.

Sementara itu, Sutiaji sendiri  berjanji jika nantinya dipercaya dalam memimpin Kota Malang. Pihaknya akan berupaya menyelesaikan persoalan Kota Malang yang kompleks.

Mulai dari kemacetan lalu lintas yang tak kunjung terurai,  banjir yang sering dialami warga, biaya listrik dan air yang terus naik, penyelesaian proyek-proyek pembangunan yang mangkrak hingga terjaganya stabilitas harga kebutuhan pokok.

“Untuk mengurai jalan macet salah satu harus dibuat jalan tol Malang – Batu agar kepadatan lalu lintas tidak terkonsentrasi di tengah kota. Sedang untuk atasi banjir, perlu dimulai sistem biopori di seluruh kota. Dan terpenting adalah pemimpin tidak pernah melupakan rakyatnya," pungkas Sutiaji.