Ilustrasi. (Foto: m.joss.today)
Ilustrasi. (Foto: m.joss.today)

MALANGTIMES - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengaku punya halangan khusus saat hendak melakukan distribusi air ke daerah yang memerlukan.

Baca Juga : Menghilang, Satu Pendaki Gunung Panderman Ditemukan Tewas, Saksi Sebut Seperti Kesurupan

Menurut Kepala Pelaksana (BPBD) Kabupaten Malang Hafie Lutfi, pihaknya melakukan distribusi air bersih secara gratis kepada warga yang memerlukan. Tetapi terkadang tim yang bertugas sering dicegat penjual air yang merasa terancam usahanya terhambat.

"Untuk kelancaran distribusi air bersih ke daerah kekeringan ini biasanya kami minta jaminan kepada camat, sebab kalau tidak bisa-bisa pendistribusiannya akan tersendat, padahal warga sangat membutuhkan," ujarnya, Selasa (4/8/2015).

Hafie juga menegaskan jika saat ini pihaknya belum menerima laporan dari desa atau kecamatan yang memerlukan pasokan air bersih, padahal pihaknya sudah membuka posko untuk mengantisipasi bencana kekeringan yang saat ini melanda.

Baca Juga : Bantuan Dana Dampak Covid-19 Bagi Sopir di Kabupaten Malang Segera Cair

"Namun untuk tahun ini, sampai awal Agustus ini, belum ada keluhan masuk, sehingga kita belum bergerak untuk mendistribusikan air bersih ke lokasi," pungkasnya. (*)