MALANGTIMES - Peristiwa yang menggugah hati para netizen teradi, ketika pemilik akun Yuni Rusmini memposting sebuah video tentang peristiwa menyedihkan di depan Lapas Watampone, Bone, Sulawesi Selatan. Seorang terpidana menahan tangis karena hanya bisa memeluk jenazah anaknya di depan pintu lapas.

Dalam postingannya Yuni Rusmini 4 jam yang lalu itu dirinya menuliskan "Ayahnya di penjara , anaknya Meninggal. Tidak diizinkan pulang melayat anaknya. Jadi jenazah anaknya yg di antar ke penjara untuk bisa bertemu terakhir Kali pada bapaknya".

Kronologi : Kasus bpknya terlibat perkelahian. Sang Anak gk mau makan mikir bpknya trs hingga Sakit. Dan akhirnya Meninggal....Itu infonya.

#lokasi lapas watampone

#smg alm. 

 

Husnul khotimah...dgn kejadian ini, bpknya menjalani hukuman Dan setelah selesai menjadi org yg baik , tdk pernah lg menjadi org yg berurusan dgn hukum.

#mari belajar dari kisah Ini . #yunirusmini fb. Yuni Rusmini Yuni Rusmini.

Dalam postingannya itu mendadak viral di media sosial mendapat 82 komentar dan 104 kali dibagikan. Nampak dalam video itu seorang tahanan belum diketahui namanya, hanya mengenakan baju tahanan bernomor 109 dengan peci tampak dijaga dua orang, menunggu sesuatu.

Kemudian tampak sebuah mobil ambulann berhenti di depannya dan turun beberapa orang membuka pintu belakang dan menggendong jenazah anak kecil yang sudah tertutup kain kafan.

Tangis pun pecah dari para keluarga dekatnya, sang tahanan yang awalnya tampak tegar, perlahan tampak bersedih saat ia memeluk jenazah anaknya. Air mata pun jatuh, saat dia hendak mencium wajah sang anak yang tertutupi kain kafan.

Keluarganya pun tampak memeluk sang tahanan, mencoba menyabarkan dirinya dari cobaan yang kini tengah dialaminya. Menurut informasi, sang ayah ditahan karena kasus perkelahian.

Sang ayah hanya bisa menangis dan menggendong jasad anaknya itu sebelum di makamkan. Untuk mengetahui video tersebut netizen bisa klik disini .

Beberapa netizen berkomentar @susanmmxwetya susan menuliskan "Astofirullah hlzm, Padahal bpk kandungx masa g d ijin kn plng sbntr tu ngantar k pemakaman. Kshan mereka,,, itu jg pernah terjadi d daerah sy loh mbak yuni. Bapak nya meninggalx, anakx d penjara.itu jg tdk d ijin kn plng. Kemana rasa k manusiaan org2 d LP Itu yoo mbak Yuni Rusmini," tulisnya.

Lalu, ada juga komentar dari @adam memey menuliskam "Pegawai lapasy yg tdk punya perasaan. Coba klw koruptor pasti di izinkan," tulisnya. Disamping itu beberapa warganet menuliskan komentar sedih dan memberikan ucapan bela sungkawa dari kejadian tersebut.