Sejumlah pengemudi gojek yang berdialog dengan pasangan SAE(ist)
Sejumlah pengemudi gojek yang berdialog dengan pasangan SAE(ist)

MALANGTIMES - Pelaku jasa transportasi online Gojek, tak luput dari perhatian pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota SAE. Pasangan nomor urut 3 ini menggelar dialog bersama 50 pengemudi pelaku jasa transportasi online wilayah Malang Raya dalam acara Ngopi Bareng di Cafe Setia Hati, Merjosari, Kecamatan Lowokwaru Malang (10/3/2018).

Calon Wakil Wali Kota Malang dari Pasangan SAE, Sofyan Edy Jarwoko mengakui datangannya jasa angkutan online di tengah kemajuan Kota Malang saat ini, memang tak bisa dipungkiri membawa manfaat bagi masyarakat Kota Malang.

Akan tetapi, Lanjut Edy, eksistensi Gojek tetaplah harus berada dalam koridor peraturan yang berlaku di bidang angkutan publik sesuai dengan aturan ketetapan pemerintah. 

"Harus taat aturan, dan sama-sama harus menahan diri, tidak mudah terpancing," bebernya 

Gojek adalah salah satu bagian dari ekonomi kreatif di bidang transportasi, sehingga Malang SAE perlu memberi dukungan kepada aktivitas kerja Mitra Gojek di wilayah Malang Raya kendati tetap harus mematuhi aturan yang berlaku di Kota Malang.

"Untuk itu pemerintah kota harus segera menyelesaikan perbedaan perspektif antara Mitra Gojek dengan penyedia jasa angkutan konvensional”, ujar Bung Edi Sofyan.

Sementara itu, dalam dialog tersebut, Wakil Mitra Gojek, Joko Susanto mengeluhkan masih seringnya mereka menerima intimidasi di jalan raya, padahal mereka adalah mitra legal yang menaati aturan memenuhi berbagai perizinan yang ditetapkan.

“Kami menginginkan wujud rasa aman ketika bekerja mencari nafkah di jalanan Malang Raya," ujar Joko 

Jarot dari Mitra Gojek yang lain mengapresiasi program Malang SAE yang berusaha merajut kerjasama antara pemerintah Kota Malang, masyarakat dan mitra Gojek tanpa harus mencederai atau menzolimi salah satu pihak.  

Merespon keluhan ini Bung Edi sapaan akrab Calon Wakil Walikota Malang tersebut menyampaikan,  terima kasih kepada para anggota Mitra Gojek yang tetap menjaga kondisi damai di tengah persaingan angkutan publik yang sedang berkembang. 

"Malang SAE tetap ingin nguwongke (memanusiakan manusia), sehingga menjadikan Malang sebagai kota bermartabat. Dan akan berupaya dalam memberikan keadilan dan juga solusi agar Kota Malang tetap kondusif," pungkasnya