MALANGTIMES - Nasib nahas dialami Suwarno (40 tahun) warga Dusun Bunut, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Motor dan tubuhnya terbakar usai ditabrak pengendara tak dikenal. 

Akibat kejadian tersebut, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Pakis untuk mendapat pertolongan lebih lanjut.

Kejadian ini ditulis oleh akun Facebook bernama Agus Demit. Melalui postingannya ia bercerita saat itu korban usai membeli bensin di SPBU di wilayah Pakis dengan membawa jeriken yang ditaruh di atas kanan kiri jok belakang sepeda motornya.

Saat perjalanan pulang ke daerah Jabung, tepatnya di Jalan Raya Pakisjajar, sepeda motor korban dipotong sepeda motor lain. Akibatnya, korban terjatuh di pinggir jalan dekat Masjid Sunan Kalijogo dan bensin yang ada di drum mini tumpah. 

Disaat bersamaan, di kiri jalan ada kobaran api dari tempat pembakaran sampah. Tak ayal, seketika itu api dari tumpukan sampah itu menyambar sepeda motor sekaligus tubuh korban .

Kondisi motor korban terbakar usai tabarkan dengan pengendara lain di Jalan Raya Pakisjajar, Pakis, Kabupaten Malang. (foto : istimewa)

Melihat kejadian itu warga sekitar yang melintas berusaha membantu menolong korban yang terbakar api. Suwarno mengalami luka bakar sekitar 90 persen hampir di seluruh bagian tubuhnya.

Korban lalu dievakuasi ke tempat yang aman, tidak jauh dari lokasi kejadian sebelum akhirnya dibawa ke Puskesmas Pakis menggunakan pick up warga. Karena luka bakar yang dialami cukup serius, akhirnya korban dirujuk ke UGD RSSA Malang guna mendapatkan perawatan intensif.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Malang Iptu Yoyok Supandi membenarkan kejadian sekitar pukul 06.00 WIB itu. 

"Awalnya korban Suwarno mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter N 2005 JY berjalan dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang dengan membawa 2 jeriken besar berisi bensin," kata Yoyok saat dikonfirmasi MalangTIMES, Sabtu (10/3/2018).

Lebih lanjut Yoyok menerangkan dari arah yang sama ada kendaraan lain yang memotong kendaraan korban hingga oleng ke arah kanan.

Menurutnya, dalam kondisi kendaraan korban oleng, jarak dengan pengendara lain sangat dekat, dan tidak bisa menguasai stir dan rem. Akibatnya tabrakan dari belakang dengan pengendara lain pun tak bisa dihindarkan.

"Korban mengalami luka bakar akibat tumpahan bensin pada seluruh badan yang disambar langsung oleh api yang tidak jauh dari tempatnya jatuh. Ia langsung dilarikan ke Puskesmas Pakis. Sedangkan pengendara yang menabraknya langsung putar balik dan melarikan diri ke arah selatan," pungkasnya.