M. Hidayat, kadisdik Kabupaten Malang, menyatakan dengan tegas dirinya tidak hadir dalam hearing Komisi II DPRD Kabupaten Malang karena adanya tugas ke Solo, Jateng. (Dok Nana)
M. Hidayat, kadisdik Kabupaten Malang, menyatakan dengan tegas dirinya tidak hadir dalam hearing Komisi II DPRD Kabupaten Malang karena adanya tugas ke Solo, Jateng. (Dok Nana)

MALANGTIMES - Kecewa berat dengan undangan bertepuk sebelah tangan,  Komisi II DPRD Kabupaten Malang yang menggelar hearing (07/03) menyampaikannya kepada Bupati Malang Dr H Rendra Kresna. 

Kekecewaan yang disampaikan Kusmantoro Widodo, ketua Komisi II DPRD Kabupaten Malang,  atas ketidakhadiran Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) M. Hidayat yang diundang untuk mengurai konflik di SMPN 4 Kepanjen masuk dalam rekomendasi pembahasan tersebut. 

"Tidak hadirnya kadisdik dan kasek (Kasek SMPN 4 Kepanjen Suburyanto,  red)  akan kami sampaikan secara resmi ke bupati Malang. Kami tidak main-main untuk menyelesaikan persoalan ini," tandas politikus Golkar ini. 

Saat dikonfirmasi langsung, Kadisdik M. Hidayat menyatakan,  dirinya saat ini sedang berada di Pringgitan untuk menghadap bupati Malang. "Iya ini saya sudah di sini (kantor bupati) untuk melapor kepada Bapak Bupati, " kata Dayat, panggilan kadisdik, Jumat (09/03) kepada MalangTIMES. 

Disinggung persoalan mengenai ketidakhadirannya dalam undangan hearing Komisi II DPRD Kabupaten Malang, Dayat ecara tegas menyampaikan,  dirinya sangat mendukung berbagai upaya untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan di tubuh SMPN 4 Kepanjen. 

"Tidak ada niat untuk tidak hadir dalam hearing tersebut. Kebetulan saya ditugaskan Bapak Bupati mengikuti acara Baznas di Karanganyar,  Solo," ucapnya. 

Acara Baznas yang disampaikan oleh Dayat juga diikuti oleh instansi/lembaga lain di Kabupaten Malang. Baik dari pekerjaan umum (PU),  Kementerian Agama (Kemenag), maupun dari dinas kesehatan. 

Acara tersebut ternyata berbarengan dengan adanya hearing Komisi II DPRD Kabupaten Malang. "Saya sudah sampaikan hal ini kepada Pak Unggul (wakil ketua DPRD,  red) persoalannya. Jadi, tidak ada niat untuk tidak hadir, " ujar Dayat yang juga telah menyusun agenda untuk menyelesaikan konflik SMPN 4 Kepanjen bersama tim. "Senin (12/03) depan kita langsung ke sana untuk persoalan ini, " imbuhnya. 

Dalam kesempatan yang sama,  Bupati Malang Dr H Rendra Kresna saat ditemui dalam acara  Bulan Bakti PMI menegaskan,  dirinya masih menunggu laporan dari Disdik mengenai konflik di SMPN 4 Kepanjen. 

"Intinya,  jangan dulu menuduh salah dan benar salah satu pihak. Masih ada proses yang harus dilalui dalam persoalan tersebut," ujar Rendra yang juga menyampaikan bahwa sebenarnya sudah ada regulasi yang mengatur persoalan tersebut.  (*)