Ayasha dan Khalista, dua bersaudara siswi SDN Kauman 2 Malang memiliki prestasi di bidang melukis dan menggambar (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Ayasha dan Khalista, dua bersaudara siswi SDN Kauman 2 Malang memiliki prestasi di bidang melukis dan menggambar (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Keceriaan terpancar dari wajah Ayasha dan Khalista. Kedua bocah cilik itu bersaudara. Mereka bersekolah di SD Negeri Kauman 2 Malang. Ayasha dan Khalista sama-sama menyukai bidang seni. Dua gadis cilik itu pun saling memberikan dukungan satu sama lain. 

Baca Juga : Dampak Covid-19, Beasiswa LPDP ke Luar Negeri Ditunda Tahun Depan

"Saya awalnya enggak suka menggambar lalu sama orangtua diajak untuk belajar menggambar. Akhirnya sekarang suka dan lumayan sering ikut lomba," cerita Ayasha kepada MalangTIMES, Senin (5/3/2018).

Ayasha menyukai menggambar, sedangkan sang adik Khalista gemar menyanyi. Soal ini Ayasha mengakui kebolehan vokal adik kandungnya itu. 

"Mama dan Papa mendukung kami. Kalau adik mungkin tidak dipaksa suka seperti saya. Adik memang suka menyanyi sejak duduk di bangku taman kanak-kanak," sambung gadis bernama lengkap Ayasha Adhia Zahra itu. 

Dia mengatakan meski orangtua mereka menginginkan ia terjun di bidang seni tetapi kegemaran Ayasha bukan hanya menggambar dan melukis. "Saya juga ikut karate," ucap dara berusia 11 tahun ini. 

Khalista lebih banyak diam dan tersenyum. Sepanjang wawancara dengan MalangTIMES, Khalista lebih banyak diam. Ayasha yang menjelaskan bahwa piala sang adik juga terbilang banyak.

"Kalau piala saya ada 29. Terakhir saya juara melukis nasional. Waktu itu bersama teman-teman dari SD lain," sambung Ayasha. 


Kepala Sekolah SDN Kauman 2 Malang Kurniati, SPd (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

Sementara itu, Kepala SDN Kauman 2 Malang Kurniati mengatakan untuk bakat dan minat di bidang seni memang dikembangkan di SD yang ia pimpin.

Baca Juga : Belajar dari Rumah Lewat TVRI Mulai Hari Ini, Intip Jadwalnya Yuk!

"Ekstrakulikuler yang wajib adalah bahasa Inggris dan komputer. Selain itu ada baca Al-Qur'an. Juga ada menggambar. Ayasha ini awalnya dari menggambar lalu bisa melukis mural," papar wanita berhijab ini. 

Lebih lanjut, Kurnia menjelaskan bahwa di sekolahnya prestasi setiap anak selalu diapresiasi. "Tidak harus yang nasional dulu tetapi mulai dari tingkat kecamatan kita pupuk terus semangat mereka," tukas dia. (*)