Stasiun Kota Baru, Malam Itu

Feb 25, 2018 09:57
Suasana malam di depan Stasiun Kota Baru Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Suasana malam di depan Stasiun Kota Baru Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

ini malam Minggu yang sederhana 
Sabtu malam katamu 
hujan sudah reda
kopi sudah habis 
aku masih menunggu jeruk hangat 
pesanan tambahan yang terlambat datang
seperti ucapan perpisahan yang tak kunjung kamu ucapkan 
akhir-akhir ini terlalu gaduh, katamu 
sebentar lagi sampah visual bakal bertebaran di jalan-jalan kota
warna-warni yang mencolok dengan senyum palsu 
mengaburkan cerita-cerita tentang kucingku atau anjingmu 
saat rasa kikuk dan degub jantung lebih keras dari knalpot motor 
lepas hujan tengah malam waktu itu
kita lelah berdebat tentang siapa yang baik
bukan kucing dan anjing, tapi mereka yang tengah bersaing 
ini kotamu, katamu, kamu harus memilih atau uang yang akan bicara
aku masih berpikir, karena mengenal bukankah semakin tahu
bahwa semua hati telah berdebu 
dan aku masih tidak bisa memilih kamu 
matamu meneriakkan keputusasaan kita sekali lagi
Juni kita akan bertemu lagi, pamitmu sebelum menepi
tidak ada air mata, hanya
satu kecupan di dahi sebelum kamu pergi 

Topik
puisi pendekserial puisipuisi malangtimes

Berita Lainnya

Berita

Terbaru