MALANGTIMES - Pedagang Kaki Lima (PKL) Alun-Alun Kota Batu harus lebih bersabar untuk menempati food cont kaki lima (FCKL)  di depan GOR Ganesha, Alun-Alun Kota Batu. Sebab saat ini FCKL masih dalam masa perawatan sehingga bangunan belum diserahkan kepada Pemkot Batu.

Asisten Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Endang Triningsih menjelaskan, saat ini bangunan FCKL sedang dalam masa perawatan. Perawatannya itu diperkirakaan berlangsung selama tiga hingga enam bulan.

“Jadi setelah pembangunan itu kan ada prosedur masa perawatan, dicatat dalam aset dan sebagainya. Nah saat ini masih dalam masa perawatan,” ungkap Endang, Jumat (23/2/2018).

Jika masa perawatannya sudah selesai, baru bangunan akan diberikan kepada dinas yang membidangi hal tersebut. Tetapi Endang berharap bangunan itu bisa segera difungsikan.

“Kalau semakin cepat difungsikan otomatis akan semakin memperbaiki tata Alun-Alun Kota Batu. Karena nanti sebagian PKL akan tertata di dalam food court,” imbuhnya saat ditemui di Balai Kota Among Tani.

Diketahui, bentuk FCKL itu dibangun dengan konsep terbuka seperti hanggar. Strukturnya menggunakan kerangka baja. Luas bangunan yang dikerjakan panjangnya 20 meter dengan lebar 15 meter.

Bangunan itu dibuat dua lantai. Satu lantai digunakan untuk tempat parkir. Sedangkan lantai latas untuk berjualan PKL. Proses pengerjaan sudah berjalan sejak pertengahan Mei 2017 dan berakhir pada Desember.

Nantinya, jika food court sudah ditempati, luasan stan untuk masing-masing PKL adalah 2 x 2 meter. Rencananya bangunan ini bisa ditempati PKL pada awal bulan Januari 2018. 

Ia menjelaskan bahwa FCKL itu dibangun untuk menampung sebagian Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kawasan Alun-Alun Kota Batu. Hanya saja tidak semua PKL bisa tertampung di sana, karena area tersebut tidak luas.

“Adanya food court ini, sebagai upaya mempercantik Alun-Alun Kota Batu dari PKL. Kemudian agar para PKL tersebut tertata rapi,” jelas Endang.

Ya, ia menyadari memang food court yang sudah dibangun itu tidak mampu menampung seluruh PKL. Karena itu, selanjutnya ia akan mencari solusi agar Alun-Alun Kota Batu bebas dari PKL.

Hingga saat ini, PKL di area Alun-Alun Kota Batu tercatat sebanyak 258 PKL. Mereka masuk dalam enam paguyuban. Yakni PKL Sudiro, PKL Kartini Atas, PKL Kartini Bawah, PKL Gajah Mada Beringin, PKL Gajah Mada Timur Masjid, dan PKL Plaza Batu.