Tiga pasangan calon yanh telah ditetapkan berfoto bersama KPU dan Panwas Kota Malang di Kantor KPU Kota Malang, Senin (12/2/2018). (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)
Tiga pasangan calon yanh telah ditetapkan berfoto bersama KPU dan Panwas Kota Malang di Kantor KPU Kota Malang, Senin (12/2/2018). (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang akhirnya berganti status. Hal ini karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang secara sah menetapkan tiga pasangan calon tersebut sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang yang akan bertarung pada kontestasi Pilkada Malang 2018. 

Baca Juga : Ini Jawaban Ustaz Yusuf Mansur saat Ditanya Apakah Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Pasangan Anton-Syamsul, Nanda-Wanedi dan Sutiaji-Sofyan Edi sebagai calon wali kota dan wakil wali Kota Malang yang ditetapkan dalam Rapat Pleno Terbuka Penetapan Calon di Ijen Suites and Convention, Senin (12/2/2018) lewat Surat Keputusan Nomor 4/HK.03.1-KPT/3573/KPT-KOT/II/2018.

Ketua KPU Kota Malang Zainudin menjelaskan penetapan tersebut berdasarkan berita acara verifikasi yang telah dilakukan untuk masing-masing pasangan calon.

"Pembacaan surat keputusan berdasarkan berita acara verifikasi yang sudah kita lakukan sebelumnya. Artinya berkas-berkas verifikasi masing-masing calon dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat," jelas Zainudin.

Baca Juga : Dewan Dorong Pemkot Malang Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

Masing-masing pasangan calon yang hadir tampak sumringah mendengar keputusan penetapan calon tersebut.

Sorak sorai pendukung masing-masing pasangan pun menggema di ballroom. Dalam kesempatan ini, pasangan calon diperkenankan membawa serta 30 orang pendukungnya. Partai-partai pengusung pun turut serta mendampingi.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri juga menyerahkan pengawal pribadi (walpri) kepada masing-masing calon. Sebanyak empat walpri akan melekat 24 jam pada tiap calon.