Sekda Kota Malang saat membuka FKDM di Hotel Aria Gajayana. (Foto: Humas Pemkot for MALANGTIMES)

Sekda Kota Malang saat membuka FKDM di Hotel Aria Gajayana. (Foto: Humas Pemkot for MALANGTIMES)



MALANGTIMES - Serius mempersiapkan penerapan Permendagri Nomor 2 tahun 2018 tentang kewaspadaan di daerah,Bakesbangpol Kota Malang menggelar Pelatihan Deteksi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Pelatihan digelar di Hotel Aria Gajayana mulai 9 hingga 10 Februari. 

Sasarannya adalah peningkatan pemahaman dan kemampuan masyarakat dari berbagai lini untuk meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap permasalahan yang dapat menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat.

Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto yang turut membuka agenda ini mengatakan Kota Malang yang dinilai menjadi miniatur Indonesia dengan keberagamannya diharapkan mampu menjaga keamanan dan kondusifitas di Kota Malang.

“Malang itu miniaturnya Indonesia, berbagai macam orang berkumpul disini, budaya dan kebiasaannya tentu berbeda dengan yang lain, hal tersebut menjadi suatu komunitas interaksi yang harus diramu agar harmonis,"ujarnya. 

Selain itu, Wasto juga berharap agar FKDM ini tetap berjalan untuk meningkatan kepekaan dan kesadaran akan fenomena-fenomena yang terjadi di masyarakat. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengatasi kerawanan yang mungkin ditimbulkan dari isu Pilkada dan interaksi masyarakat yang multikultural. 

“Mohon barangkali, Bapak Ibu pasang telinga, banyak melihat, banyak mendengar dan dijadikan bahan untuk merumuskan kebijakan bagi masyarakat.” tambahnya.

Pelatihan FKDM ini akan disampaikan sejumlah materi yaitu, Pengetahuan Dasar Deteksi Dini, Pemantauan Radikalisme, SARA, Faham Komunis dan juga Deteksi Dini Pilkada 2018 Prosedur juga Langkah-langkah Pelaksanaan Pilkada. Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang yang terdiri dari anggota Satgas pamwil, FKDM, Kader Bela Negara, Sekretaris Camat, TPOK dan ASN Bangkespol.

End of content

No more pages to load