Longsor yang menimpa dua rumah warga di Jalan Kasin Jaya III Kelurahan Tunjungrejo, Kota Malang. (Foto: BPBD Kota Malang for MalangTIMES)

Longsor yang menimpa dua rumah warga di Jalan Kasin Jaya III Kelurahan Tunjungrejo, Kota Malang. (Foto: BPBD Kota Malang for MalangTIMES)



MALANGTIMES - Masih tingginya curah hujan di awal Februari 2018 ini terus menyebabkan bencana longsor di wilayah Kota Malang. Salah satunya di bantaran Sungai Kasin yang melintasi Kelurahan Tanjungrejo. 

Kejadian longsor tersebut berlangsung Senin (5/2/2018) kemarin. Hujan yang mengguyur wilayah setempat dengan intensitas tinggi menyebabkan tanah di bantaran sungai terkikis aliran air hujan. Pondasi yang tidak kokoh pun menyebabkan dua rumah warga di Jalan Kasin Jaya III.

Kepala Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kota Malang J Hartono menguraikan, longsor tersebut terjadi di bagian belakang rumah milik Endah Sulistyowati dan Hidayat Irawan.

Rumah pertama mengalami longsor di bagian dapur dan kamar tidur. Sementara rumah Hidayat longsor di halaman tempat jemuran. "Seminggu sebelumnya, lantai rumah sudah mengalami retak dan ambles sedikit," ujar Hartono.

Akibat kejadian tersebut, Endah dan empat anggota keluarga lainnya musti mengungsi di rumah saudaranya. Sebab, tempat tinggalnya tak lagi aman untuk dihuni. "Kami juga mengimbau pemilik rumah di sekitarnya untuk waspada. Karena bisa jadi ada longsor susulan," terang Hartono. 

Berdasarkan kaji cepat tim BPBD Kota Malang, dimensi longsordi lokasi sepanjang sekitar 11 meter dengan lebar lebih dari dua meter. Tanah yang ambrol memiliki ketinggian sekitar  3 meter dari muka air sungai. "Material reruntuhan menutupi sebagian aliran Sungai Kasin juga ada kerugian sekitar Rp 28 juta," paparnya.

Selain menugaskan personil Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan assesment terkait kerusakan, kerugian, dan sumber daya yang terdampak di lokasi kejadian, BPBD Kota Malang juga memasang barricade line di sekitar lokasi kejadian. Pihaknya juga meminta kepada RT/RW setempat untuk membuat laporan kejadian ke pihak kelurahan. 

"Kami menghimbau kepada masyarakat di sekitar lokasi kejadian untuk tetap berhati-hati. Terutama terhadap potensi ancaman bencana yang ada di sekitar tempat tinggalnya selama puncak musim penghujan," pungkas Hartono.

End of content

No more pages to load