Tahapan Pilkada Kota Malang Rawan Konflik Penyalahgunaan Jabatan, Kenapa?

Komisioner KPU Kota Malang saat menerima pendaftaran pasangan calon. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Komisioner KPU Kota Malang saat menerima pendaftaran pasangan calon. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

Pelaksanaan Pilkada Kota Malang tahun ini bisa jadi bakal rawan konflik kepentingan dan penyalahgunaan jabatan. Dalam tahapan pilkada yang telah ditetapkan, ada masa sekitar empat hari saat masa cuti para petahana habis dan kembali menjabat.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat ini tiga pasangan calon telah mendaftar di KPU Kota Malang. Dua di antaranya yakni petahana atau masih aktif menjabat. Yakni Wali Kota Malang Moch Anton yang menggandeng Syamsul Mahmud, Wakil Wali Kota Malang Sutiaji yang berpasangan dengan Sofyan Edi Jarwoko. Satu paslon lain yaitu anggota DPRD Kota Malang Ya'qud Ananda Gudban dan Achmad Wanedi