Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Politik

PKB - PKS Resmi Rekom Anton - Syamsul, Golkar - Demokrat Usung Sutiaji - Sofyan

Penulis : Hezza Sukmasita - Editor : Heryanto

06 - Jan - 2018, 07:02

Placeholder
Calon Petahana HM Anton (paling kiri) memegang rekomendasi PKB dan pasangannya Syamsul Mahmud (paling kanan) bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (tengah) di Kantor DPP PKB Jakarta, Jumat (5/1/2017) malam. (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Peta pertarungan politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang 2018 mulai terang benderang. Tiga pasangan calon memastikan diri bersaing dalam kontestasi politik lokal Kota Malang ini.

Setelah Ketua Hanura Kota Malang Ya’qud Ananda Gudban resmi diusung PDI Perjuangan, Hanura dan Nasdem berpasangan dengan Wanedi, kini dua pasangan lain dipastikan memperoleh rekomendasi dari partai pengusung.

Baca Juga : Dewan Dorong Pemkot Malang Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

Calon petahana HM Anton resmi mengantongi rekom dari PKB dan PKS berpasangan dengan Sekretaris Real Estate Indonesia (REI) Kota Malang Syamsul Mahmud. Rekom PKS diberikan kepada pasangan Anton - Syamsul, Kamis (4/1/2018) petang.

Pasangan Anton-Syamsul kian mantap melaju pada kontestasi politik Pilkada Kota Malang 2018 setelah DPP PKB mengeluarkan rekom untuk pasangan ini. Surat rekomendasi itu diberikan langsung Ketua Umum Muhaimin Iskandar di Kantor DPP PKB, Jumat (5/1/2018) malam dan diterima langsung pasangan yang bersangkutan.  

Dengan demikian, pasangan ini memperoleh total dukungan 9 kursi (tiga kursi dari PKS dan enam kursi dari PKB).

Pasangan berikutnya yang juga memastikan diri bertarung dalam Pilkada Kota Malang 2018 adalah Wakil Wali Kota Malang Sutiaji berpasangan dengan Ketua Golkar Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko.

Keduanya diusung koalisi Golkar - Demokrat dengan total dukungan 10 kursi (Demokrat dan Golkar masing-masing memiliki lima kursi di DPRD Kota Malang).

Kepada MalangTIMES, Anton membenarkan bahwa dirinya sudah menerima surat rekomendasi dari DPP PKB. Surat rekomendasi PKB ini sekaligus menghapus keraguan yang sempat muncul dari sebagian kalangan bahwa pria yang masih menjabat Wali Kota Malang ini tidak akan memperoleh dukungan yang cukup dari partai pengusung.

“Iya, rekom dari PKB sudah saya terima. Tetap dengan Pak Syamsul (Sekretaris REI Kota Malang Syamsul Mahmud, red). Kalau sudah mantap dengan Pak Syamsul ngapain berubah-ubah. Kalau sudah pas ya dilanjutkan aja,” tegas Anton saat dikonfirmasi MalangTIMES via telepon sellulernya, Jumat (5/1/2018) malam.

Rekomendasi dari DPP PKB untuk pasangan Anton - Syamsul (Foto : Istimewa)

Dengan Syamsul Mahmud, Anton mengaku sangat siap bersaing dengan pasangan lain. Mengenai kesiapan koalisi yang dia bentuk, Anton mengaku lagi-lagi sangat siap.

Meskipun dia tidak memungkiri bahwa sebagian partai telah membentuk koalisi lain. Bahkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyebut tengah membentuk koalisi besar.

"Yang jelas PKS dan PKB tidak ada masalah. Dalam konsolidasi sudah sepakat. Kami siap ditinggalkan partai lain," tegasnya.

Baca Juga : KPU Berharap Perpu Penundaan Pilkada Selesai April Ini

Anton juga mengaku tak gentar meski sebagian organisasi masyarakat keagamaan enggan memberi dukungan jika Anton menggandeng PKS. "Ya saya dengar itu. Tapi paling penting dicatat adalah PKS ini memberikan dukungan tanpa syarat. Contohnya dibuktikan Pak Syamsul ini. PKS menerimanya," ujarnya.

Meski maju hanya dengan sembilan kursi dari PKB dan PKS, Anton percaya bahwa dirinya masih memiliki kans besar memenangkan kembali Pilkada 2018. "Kami yakin. Nanti kami kembalikan ke warga, yang menilai nanti masyarakat. Yang jelas PKB dan PKS memang dicoba ditinggal partai lain. Tapi kami siap hadapi itu," tegasnya.

Bagaimana dengan pasangan Sutiaji-Sofyan?

Saat dikonfirmasi MalangTIMES melalui telepon sellulernya, Sofyan Edi Jarwoko mengaku bersyukur karena secara resmi memperoleh kesempatan kembali bertarung dalam kontestasi politik Pilkada Kota Malang.

“Alhamdulillah, tadi kami (pasangan Sutiaji - Sofyan) sudah menerima surat rekomendasi dari Partai Golkar bersama calon-calon kepala daerah lain se Indonesia di Jakarta,” ujarnya.

Hanya saja, Sofyan enggan berbicara lebih jauh terkait peta politik sekaligus peluangnya memenangkan pertarungan politik Pilkada Kota Malang 2018 yang sebentar lagi dimulai ini.

Mengenai partai-partai lain yang belum menentukan pilihan kepada siapa rekomendasinya akan berlabuh, simak terus perkembangannya hanya di MalangTIMES. (*) 


Topik

Politik Pilkada Kota Malang 2018 - HM Anton - Abah Anton - Syamsul Mahmud-Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko - Pasangan Calon - Rekomendasi Partai - PKB - PKS - PDIP - Golkar - Demokrat - Koalisi Partai - Kota Malang - 2018 - Kontestasti Politik



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hezza Sukmasita

Editor

Heryanto