Bercak darah yang tercecer di rumah kontrakan yang dipakai jadi kantor sales rokok di Jatikerto, Kromengan, yang sementara diduga darah perampok. (Istimewa)
Bercak darah yang tercecer di rumah kontrakan yang dipakai jadi kantor sales rokok di Jatikerto, Kromengan, yang sementara diduga darah perampok. (Istimewa)

MALANGTIMES - Perampokan rumah kontrakan di Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan yang dijadikan kantor sales rokok terkenal membuat warga memadati sekitar lokasi kejadian.

Diperkirakan perampokan terjadi sekitar sore hari saat seorang petugas jaga  berada di rumah kontrakan sendiri. Dan baru diketahui saat adanya pergantian shift sekitar pukul 18.00 WIB.

Dari beberapa penuturan warga sekitar yang mengetahui kejadian awal, petugas jaga kantor sales rokok ditemukan dalam kondisi terikat tangan dan kakinya juga mulutnya disumpal. Kepalanya juga ditutupi handuk berwarna merah, langsung di bawa ke Rumah Sakit terdekat. 

"Di dalam ada bercak darah. Kemungkinan itu darah perampok. Tapi belum bisa dipastikan, mas. Masih simpang siur," kata beberapa warga saat dikonfirmasi MalangTIMES, Selasa (26/12) malam.

Dari beberapa informasi kepolisian yang datang dan menutup lokasi kejadian untuk melalukan olah tindak kejadian perkara, dimungkinkan darah yang bercecer dalam rumah kontrakan adalah darah perampok.

"Diperkirakan ada 3 sampai 4 perampok yang satroni rumah ini. Dari keterangan awal yang didapat, korban sempat melawan dan membuat salah satu perampok kena sabetan sajam, sebelum dilumpuhkan," terang salah satu petugas yang tidak berkenan di sebut namanya. "Ini masih penyelidikan," imbuhnya.

Petugas yang menjaga rumah kontrakan yang dipakai jadi kantor sales rokok

Keterangan tersebut yang juga menyebar di beberapa medsos dengan sumber kepolisian menyatakan bahwa apabila menemukan orang asing di sekitar wilayah dan memiliki luka sajam di sekitar perut atau tangan, segera untuk melapor ke polsek terdekat.

Keterangan ini diperkuat dengan adanya informasi dari beberapa sumber terkait yaitu imbauan kepada klinik maupun Rumah Sakit apabila menemukan orang yang akan berobat dengan luka sabetan sajam. "Segera lapor kepada kita dan tetap waspada," ucap anggota kepolisian.

Sampai berita ini ditulis, identitas maupun kerugian akibat perampokan di Jatikerto masih belum pasti dan simpangsiur. Yang pasti, kejadian perampokan ini cukup menyita perhatian warga dan engakibatkan jalan raya Talangagung-Jatikerto-Sumberpucung macet cukup parah.