Permudah Pelaku Curanmor Kabur, Jangan Taruh STNK di Jok

Dec 26, 2017 15:00
Kapolsek Lowokwaru Kompol Pujiono (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kapolsek Lowokwaru Kompol Pujiono (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Masyarakat sering menaruh surat-surat penting kendaraan, seperti STNK dan SIM, di dalam jok sepeda motor. Padahal, kebiasaan tersebut sebenarnya justru berbahaya.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Pasalnya, tindak curanmor (pencurian kendaraan bermotor) bisa terjadi di mana saja. Jika surat-surat diltaruh di jok dan kendaraan  itu dicuri, pelaku curanmor bisa dengan mudah kabur keluar kota atau keluar daerah. Sebab, dia mengantongi surat-surat kendaraan.

Kapolsek Lowokwaru AKP Pujiono mengimbau masyarakat jangan menaruh STNK atau surat berharga lain di dalam jok. "Apalagi kalau selang waktu lapornya lama. Pelaku bisa kabur lebih jauh dengan STNK yang terbawa di dalam jok," ucapnya (26/12/2017)."Lebih baik ditaruh dalam tas untuk menghindari hal-hak tersebut," sambung dia.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

AKP Pujiono mengingatkan,  jelang akhir tahun yang tinggal menunggu beberapa hari, pencurian kendaraan bermotor tetap saja terjadi meski banyak aparat yang melakukan pengamanan. Di kawasan Lowokwaru selama Desember, sudah terjadi tiga kali aksi curanmor. Di antaranya terjadi di sebuah warnet di Tlogomas dan kemarin malam terjadi di depan tandon PDAM Tlogomas. (*)

Topik
Pelaku CuranmorKapolsek Lowokwarukasus curanmor malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru