Akhirnya, setelah sempat mengalami kendala proses pembangunan, food court di Alun-Alun Kota Batu rampung dikerjakan. Food court itu dibangun untuk menampung sebagian Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kawasan Alun-Alun Kota Batu. Januari 2018 para PKL siap boyongan di tempat baru.

Food court itu dibangun dengan konsep terbuka seperti hanggar. Strukturnya menggunakan kerangka baja. Luas bangunan yang dikerjakan panjangnya 20 meter dengan lebar 15 meter.

Bangunan itu dibuat dua lantai. Satu lantai digunakan untuk tempat parkir. Satu lantai lainnya tempat untuk berjualan PKL. Proses pengerjaan sudah berjalan sejak pertengahan Mei 2017. Nantinya, jika food court sudah ditempati, luasan stan untuk masing-masing PKL adalah 2 x 2 meter.

Kepala Paguyuban PKL atau Pedagang Niaga Sipil (PNS) Alum-Alun Kota Batu, Puspita Herdisari mengatakan, dengan hadirnya tempat khusus PKL ini memang memecahkan kepadatan PKL di seputar alun- alun. Hanya saja itu belum mencukupi untuk keseluruhan para PKL.

“Kami bersyukur sudah diberikan tempat untuk para PKL ini. Tapi dengan ukuran demikian tidak bisa menampung semua PKL ini,” kata Puspita, Jumat (22/12/2017).

Menurutnya, meski sudah terbangun salah satu fasilitas bagi para PKL tersebut, ia berharap sebagian  PKL yang belum tertampung untuk segera diberikan solusi. Sebab di area tersebut banyak mendatangkan rejeki. 

“Sejak hadirnya Alun-Alun Kota Batu yang dikemas dengan bagus ini, sangat menguntungkan kami para PKL khsususnya, banyak rejeki yang datang,” imbuhnya kepada BatuTIMES.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Batu, Himpun, menjelaskan meski saat ini proses pembangunan sudah selesai, para PKL bisa menempati tempat tersebut pada bulan Januari 2018 mendatang. Hanya saja tidak semua PKL bisa tertampung di sana, mengingat memang area tersebut tidak luas.

Adanya food court ini, lanjut Himpun sebagai upaya mempercantik Alun-Alun Kota Batu dari PKL. Kemudian agar para PKL tersebut tertata rapi. 

"Pembangunan pasar penampung PKL atau food court itu sebagai salah satu cara menata PKL di area Alun-Alun Kota Batu. Supaya PKL lebih rapi dan tertata, supaya enak dilihat," ungkapnya.

Hingga saat ini, PKL di area Alun-Alun Kota Batu tercatat sebanyak 258 PKL. Mereka masuk dalam enam paguyuban. Yakni PKL Sudiro, PKL Kartini Atas, PKL Kartini Bawah, PKL Gajah Mada Beringin, PKL Gajah Mada Timur Masjid, dan PKL Plaza Batu.

Ya, ia menyadari memang food court yang sudah dibangun itu tidak mampu menampung seluruh PKL. Karena itu, selanjutnya ia akan mencari solusi agar Alun-Alun Kota Batu bebas dari PKL.

“Supaya area makan-makan ini terpusat dan lebih tertata rapi. Semua ini juga untuk meningkatkan ekonomi para PKL,” tutupnya.